Dua Bocah Asal Ayong Hanyut Terseret Ombak

BOLMORA.COM, BOLMONG – Dua Bocah kakak beradik asal Desa Ayong, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), masing-masing bernama Ratu Agisya Hasan (12) dan Rasya Hasan (10), Sabtu (27/4/2019) sekitar pukul 16:30 WITA, tewas terseret ombak saat sedang mandi pantai.
Menurut sejumlah warga yang berada di desa tersebut, saat itu kondisi pantai dalam keadaan tidak bersahat. Saat kedua bocah tersebut mandi pinggir pantai, Rasya terseret ombak terlebih dahulu. Melihat Rasyah terseret ombak, Agisyah sontak menolong sang kakak juga ikut membantu, namun ikut terseret ombak.
“Adiknya terseret ombak terlebih dahulu. Sang kakak yang menolong malah terseret ombak juga,” ungkap warga.
Menurut Sekretaris Desa Ayong Julham Damopolii, warga setempat saat itu juga langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perlatan seadanya, tapi baru menemukan korban sang kakak.
“Kemarin warga baru menemukan satu korban, atas nama Ratu Agis Hasan. Sedangkan sang adik hingga kini belum ditemukan,” ungkapnya.
Kepala Seksi penanggulangan bencana dari BPBD Bolmong Abdul Muin Paputungan mengungkapkan, sejak pukul 06:00 WITA, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian.
“Lokasi pencarian itu bukan hanya di pesisir pantai saja, tapi pencarian hingga ke wilayah pulau tiga dan sebagian menyebar hingga ke wilayah Lolak Labuan Uki,” tandasnya.
“Hingga pukul 18:00 WITA, pencarian dihentikan karena cuaca tidak bersahabat, dan belum ada hasil. Rencananya pencarian akan kembali dilanjutkan Selasa besok,” terang Julham.
Pencarian dibagi dalam empat wilayah ke arah utara dan barat Laut sesuai kondisi arus. Sesuai SOP dalam Operasi SAR, ditetapkan selama 7 hari terhitung sejak Sabtu akhir pecan lalu.
Adapun tim yang terlibat dalam Operasi SAR Gabungan, yakni Tim Reaksi Cepat BPBD Bolmong, Basarnas serta masyarakat dan keluarga korban.
“Sesuai permintaan keluarga, sesudah Shalat Isya, pukul 19.30 WITA akan dilakukan penyisiran di sepanjang pantai Ayong, mengarah ke Barat,” pungkasnya.
(agung)



