Gerakan Pangan Murah Sulut Digelar Jelang Ramadan, Warga Bisa Beli Sembako Harga Subsidi
Pemprov Sulawesi Utara melalui Dinas Pangan menghadirkan program Gerakan Pangan Murah untuk menekan lonjakan harga bahan pokok dan menjaga stabilitas pasokan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar Gerakan Pangan Murah Sulut menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Program ini digagas melalui Dinas Pangan sebagai langkah strategis menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan lonjakan harga di pasaran.
Melalui Gerakan Pangan Murah Sulut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan saat permintaan masyarakat meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Gubernur Sulawesi Utara bersama Wakil Gubernur mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan datang langsung ke lokasi kegiatan untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan harga subsidi.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan Gerakan Pangan Murah ini untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri ketika permintaan biasanya meningkat,” ujar Gubernur.
Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar
Dalam Gerakan Pangan Murah Sulut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Harga yang ditawarkan berada di bawah harga pasar sehingga dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dapur dengan biaya lebih hemat.
Beberapa bahan pokok yang dijual dalam kegiatan ini antara lain:
- Beras premium Rp50.500 per 5 kilogram
- Minyak goreng Rp14.500 per liter
- Bawang merah Rp33.000 per kilogram
- Bawang putih Rp30.000 per kilogram
- Gula pasir Rp15.500 per kilogram
- Cabai rawit Rp37.000 per kilogram
- Telur ayam Rp59.000 per baki
- Daging ayam Rp40.000 per ekor
Harga tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh harga sembako murah Sulut sekaligus menekan laju inflasi pangan di daerah.
Digelar di Dua Lokasi Berbeda
Program Gerakan Pangan Murah Sulut dilaksanakan di dua lokasi berbeda agar lebih banyak masyarakat dapat mengakses bahan pangan murah.
Berikut jadwal pelaksanaannya:
-
6 Maret 2026 – Halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara
-
7 Maret 2026 – Halaman Graha Adhyaksa (Rusun Kejati Sulut)
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai dan terbuka untuk masyarakat umum yang ingin membeli bahan pokok dengan harga subsidi.
Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Melalui Gerakan Pangan Murah Sulut, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga pangan Sulawesi Utara menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Program ini juga menjadi strategi pengendalian inflasi daerah, terutama pada komoditas pangan yang sering mengalami kenaikan harga saat permintaan meningkat.
Selain itu, masyarakat yang datang berbelanja diimbau membawa tas belanja sendiri. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan transaksi sekaligus mendukung upaya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Dengan adanya program pangan murah Pemprov Sulut, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil. Masyarakat pun dapat menyambut Ramadan dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga bahan pokok.
- Pemkab Bolmong Gelar Pasar Murah di Passi Timur
- Bantu Beban Warga, Pemkab Bolsel Gelar Pasar Murah
- Pemkab Bolmong Gelar Pangan Murah untuk Masyarakat



