Empat Eks Swaparja se-Bolmong Lakukan Rembuk untuk Pemberian Gelar Adat Kepada Bupati Boltim

0
19
Empat Eks Swaparja se-Bolmong Lakukan Rembuk untuk Pemberian Gelar Adat Kepada Bupati Boltim
Suasana Rembut di Rumah Adat Komalig Desa Kopandakan

BOLMORA.COM, BOLTIM – Dalam rangka pemberian gelar adat terhadap Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto, Empat eks swapraja Mongondow, Bolango, Kaidipang dan Bintauna melakukan rembuk.

Pertemuan Empat eks swaparja itu digelar di Rumah Adat Komalig Desa Kopandakan, Rabu (01/02/23) dihadiri oleh tokoh-tokoh adat perwakilan eks swapraja Bolmong.

Ada pun eks swaparja Bolmong, yaitu Longki Mokoginta SE, Gobel J. Buhang S.Pd M.Si dan Sadli Datunsolang.

Diskusi itu pun berlangsung panjang dengan beragam argumentasi yang kuat, lugas serta komprehensif demi mempertimbangkan nama gelar yang akan disematkan kepada Bupati Boltim.

“Gelar ini bukan hanya pemberian gelar biasa, melainkan sesuatu yang benar-benar harus menempel pada sosok pemimpin. Ketika kita memberikan gelar maka pemimpin harus benar-benar sesuai dengan gelar yang kita berikan atau melakukan sesuai dengan gelar yang diberikan,” jelas Dewan Adat Bolaang Uki.

Setelah melewati diskusi yang panjang, akhirnya terbentuklah konsensus dari seluruh Dewan Adat se – Bolmong Raya untuk gelar adat yang nantinya akan disematkan kepada Bupati Boltim.

Menurut Ketua Dewan Adat Mongondow, gelar yang cocok untuk Bupati Boltim karena beliau adalah sosok yang serba bisa di semua hal, apalagi dalam rekam jejak kepemimpinan yang telah berhasil.

“Bupati Boltim pernah menjabat Ketua KPU se – Bolmong Raya, Ketua DPRD Boltim, dan selanjutnya menjadi Bupati,” kata Dewan Adat Mongondow.

Selain prestasi dalam Pemerintahan dan Kepemimpinan serta karir pada beberapa lembaga dan institusi, pemberian gelar adat ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada Bupati Boltim karena dinilai telah mengangkat kembali adat-budaya Mongondow melalui sejumlah festival.

Diantaranya kesuksesan Festival Kabela yang digelar beberapa waktu lalu. Termasuk juga menggelar dan mempersatukan adat-budaya sejumlah etnis yang ada di Kabupaten Boltim melalui festival etnis Jawa, Minahasa dan Sangihe yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

(Nisar Mokoginta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini