AMAN dan Masyarakat Tanoyan Selatan Seriusi Kabar Investor Akan Masuk Lokasi Potolo

0
91
AMAN dan Masyarakat Tanoyan Selatan Seriusi Kabar Investor Akan Masuk Lokasi Potolo
Tampak pertemuan dan dengar pendapat Aliansi Masyarakat Adat Nusantara bersama masyarakat dan pemerintah Desa Tanoyan Selatan dan Tanoyan Utara
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Beredar kabar adanya investor dan perusahaan tambang emas yang akan masuk berinvestasi di lokasi pertambangan Potolo, yang terletak di wilayah Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), langsung disikapi oleh Komunitas Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Desa Tanoyan Selatan.

Pada Senin (1/2/2021), bersama masyarakat Desa Tanoyan Selatan dan Tanoyan Utara, digelar pertemuan serta dengar pendapat masyarakat di dua desa tersebut.

Pada pertemuan yang digelar di Balai Desa Odoman, Desa Tanoyan Selatan tersebut, dihadiri juga oleh sejumlah pimpinan AMAN se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), Anggota  DPRD Bolmong Mas’ud Lauma, Kepala Desa Tanoyan Utara Elli Mokobombang, dan Kepala Desa Tanoyan Selatan Urip Detu, yang juga selaku tuan rumah dan penggagas pertemuan tersebut.

Adapun hasil pertemuan dan dengar pendapat tersebut sebagaimana diungkapkan Kepala Desa Tanoyan Selatan Urip Detu bahwa, sampai saat ini belum pernah ada satupun perusahaan atau badan usaha yang datang melapor untuk berinvestasi di wilayah pertambangan Potolo.

“Kalaupun sudah ada yang melakukan aktivitas di wilayah Potolo, maka itu ilegal dan itu patut dihentikan,” tegas Urip.

Hal serupa diungkapkan Mas’ud Lauma. Kata dia, jangan ada oknum yang coba memanfaatkan situasi saat ini.

“Perlu sayategaskan, belum ada yang namanya koperasi atau perusahaan yang resmi beroperasi di wilayah Potolo. Kalaupun ada, prosesnya tak mudah. Tahapannya ada, mulai dari tahap sosialisasi ke masyarakat setempat dan selanjutnya,” ujarnya.

Mas’ud juga menampik adanya maping atau peta penguasaan area explorasi perusahaan tertentu, yang luasnya mencapai 1.300 hektare.

“Jika petanya seluas itu, maka dipastikan wilayah Koperasi Perintis yang berada di rape masuk juga,” tandasnya.

Disampaikan pula, sejalan dengan tujuan program pemerintah pusat, pada dasarnya AMAN bukan tak suka dengan investasi.

“Akan tetapi, ibarat masuk dan bertamu di rumah orang, maka jadilah tamu yang baik dan sopan. Demikian juga dengan investor. Dan perlu di ingat, melindungi, menjaga kepentingan dan hak rakyat adalah bagian dari tanggung jawab kami,” pungkas Mas’ud, yang tidak lain adalah Panglima Brigade AMAN BMR, dan juga sebagai Anggota DPRD dua periode ini.

Liputan: Hendra Paputungan

Editor: Gunady Mondo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here