Ini Target ODSK pada Periode Kedua

0
81
Ini Target ODSK pada Periode Kedua
Gubernur Olly Dondokambey saat diwawancarai awak media

BOLMORA.COM, BOLMONG – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey membeber targetnya di periode kedua kepemimpinan.

“Saya menargetkan lima tahun ke depan orang miskin di Sulut tinggal 1 persen,” kata Olly di hadapan puluhan ribu umat muslim se Bolaang Mongondow raya (BMR) dalam Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1441 H – 2020 M, Harla Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) ke – 39 dan Tasyakuran 4 tahun kepemimpinan ODSK di lapangan depan kantor Bupati Bolmong, Lolak, Bolmong, Sabtu (21/2/2020) sore.

Olly hadir bersama wakilnya Steven Kandouw. Keduanya disambut Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. Olly mengklaim berhasil menurunkan angka kemiskinan di Sulut dari 8 persen menjadi 6 persen.

Olly menegaskan, pembangunan di Sulut merata. Setiap daerah dikembangkan sesuai potensinya.

“Bukan hanya Minut yang saya bangun,” kata dia.

Untuk Bolmong, beber dia, ke depannya bakal jadi daerah industri besar. Kawasan industri mongondow (Kimong) bakal running tahun ini.

“Juli ini sudah ditetapkan. Tahun ini terealisasi,” kata dia.

Olly menepis anggapan skeptis sejumlah pihak mengenai kawasan tersebut. Dia mengaku berpengalaman mempercepat proyek yang mangkrak.

“KEK Bitung itu sudah dua periode kepemimpinan sebelumnya tak jadi jadi. Di tangan saya hanya enam bulan langsung beroperasi. KEK Pariwisata di Minut beres dalam dua bulan. Untuk Kawasan Industri di Bolmong pasti terwujud tahun ini,” kata dia.

Menurut Olly, pembangunan akan jalan jika terjadi sinergi antara pusat, provinsi dan daerah.

Yasti dalam paparannya mengatakan, ODSK berhasil menurunkan angka kemiskinan di Sulut. Sebut dia, hal tersebut merupakan buah dari pembangunan infrastruktur masif yang dilakukan ODSK.

“Agar tak ada lagi orang miskin ODSK harus dilanjutkan,” kata dia.

Ungkap Yasti, Olly membagi kue pembangunan secara adil. Ia mencontohkan peternakan sapi terbesar di dunia yang akan hadir di Bolmut.

“Saya ke luar negeri untuk melobi perusahaan itu masuk Bolmong, tapi terkendala lahan. Atas usul pak Olly maka investasi itu dibawa ke Bolmut,” katanya.

(Agung) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here