Dua Anggota DPRD Bolmong Nevy dan Sulhan Serap Aspirasi Masyarakat

0
124
Dua Anggota DPRD Bolmong Nevy dan Sulhan Serap Aspirasi Masyarakat
Reses Hj Nevy mamonto dan Sulhan Manggabarani

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yakni Hj. Nevy Mamonto, S.Pd dan Sulhan Manggabarani SE. ME, turun melakukan reses menyerap aspirasi masyarakat sebagai syarat pokok pikiran (Pokir) penunjang rencana pembangunan daerah.

Anggota DPRD Bolmong Hj. Nevy Mamonto, berbaur dengan masyarakat

Dua politisi ini, Hj. Nevy Mamonto, S.Pd dari partai PKS turun melaksanakan reses di Desa Tadoy Kecamatan Bolaang. Sementara Sulhan Manggabarani, SE. ME, dari Partai Golkar turun di Desa Cempaka Kecamatan Sangtombolang.

Reses Sulhan yang merupakan politisi Golkar dihadiri ratusan warga beberapa desa di Kecamatan Sangtombolang pada Minggu (32/02/2020).  Reses berlangsung dalam suasana interaktif. Warga antusias melempar pertanyaan.

Sulhan pada wartawan mengatakan,  akan mengawal dan mendukung usulan yang sudah disampaikan dan memiliki rangking di tingkat kecamatan.

“Apa lagi usulan yang masuk dalam rangking ditingkat kecamatan, tentunya adalah yang prioritas dan berkaitan langsung dengan kepentingan umum,” ucapnya Politisi Golkar ini.

Anggota DPRD Bolmong Sulhan Manggabarani, saat menggelar Reses

Dijelaskannya, dirinya memilik enam skoring yang dapat mendukung usulan yang disampaikan oleh desa di tingkat Kecamatan.

“Masing masing anggota DPRD itu memilik enam usulan. saya akan lihat mana yang skala prioritas di desa dan berhubungan langsung dengan kepentingan umum ini yang akan saya perkuat lewat Pokir DPRD,” ucapnya. 

Selain itu ia berharap agar setiap usulan yang disampaikan harus dipastikan terlebih dahulu tidak terdapat permasalah di lapangan.

“Meskipun sudah masuk dalam rangking tetapi persyaratan teknis tidak mendukung, agak sulit untuk terakomodir. Persyarat teknis ini berkaitan dengan verifikasi lapangan, contohnya pembangunan jalan atau gedung sekolah, tentunya lahan harus bisa dipastikan tidak ada masalah,” jelasnya.

Suasana reses anggota DPRD Bolmong Sulhan Manggabarani

Sementara itu reses Hj Nevy Mamonto dalam resesnya meyampaikan aspirasi masyarakat sudah menjadi utama ketibang mementingkan sisi legislator yang berbeda Parpol.  

“Kita tidak mengenal perbedaan anggota DPRD dari Dapil mana, tapi lebih mengutamakan usulan wilayah atau dapil yang akan masuk dalam e-Planning dan E-Budgeting,” ujarnya. 

Dijelaskannya, setiap usulan pembangunan jalan, seperti jalan perkebunan harus dihibahkan lebih dahulu menjadi jalan kabupaten karena di APBD tidak ada ganti rugi dana hibah.

“Kalau pun nanti pada perangkingan berada pada peringkat satu, namun setelah survey lahan terbut tidak ada hibah, maka dengan sendirinya akan gugur,” jelasnya.

(Advertorial/Agung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here