Hadiri Adat Tulede, Amalia Landjar Diberikan Gelar “Sangiang” Oleh Tokoh Adat Nusa Utara

0
542
Amalia Diberikan Gelar “Sangiang” dari Tokoh Adat Nusa Utara
Tanpak Ketua KNPI Boltim Amalia Ramadhan Landjar saat diberikan penghargaan Putri Sangiang

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Menghadiri Upacara Adat Tulude, adat masyarakat Nusa Utara yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Boltim, Amalia Ramadhan Landjar, diberi gelar kehormatan “Sangiang” dari tokoh komunitas adat Nusa Utara.

Acara adat Tulude yang dilaksanakan di Desa Jiko Belanga, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Boltim, merupakan agenda tahunan yang dirayakan oleh masyarakat setempat. Sabtu (1/2/2020).

Adapun gelar ‘Sangiang’ adalah gelar adat dari Nusa Utara, yakni Kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro. Putri Sangiang sendiri, menurut bahasa adat dapat dimaknai sebagai putri raja dan ratu yang terpilih dan terkasihi.

Dalam sambutan atas pemberian gelar Sangiang pada dirinya, Amalia menyampaikan rasa haru dan ucapan terima kasih yang sangat besar.

“Tidak menyangka atas kehormatan yang diberikan kepada saya, sebagai putri yang dikasihi atau terkasih, terpilih sesuai makna yang terkandung. Jika saya mengetahui akan mendapat gelar adat, tentu akan berpakaian yang sesuai. Makanya, aya minta maa jika saat ini saya tidak bepakaian sesuai,” ucapnya.

Amalia juga memberikan motivasi kepada kaum millenial yang ada di Jiko Belanga. Kata dia, anak muda juga bisa berbuat yang terbaik untuk daerah, terutama di desa sendiri.

“Untuk itu, kita hilangkan stigma anak muda hanya menjadi beban. Sebab, kaum muda adalah pemilik dan penerus masa depan bangsa,” terangnya.

Dia berharap, dengan gelar yang diberikan oleh masyarakat adat Nusa Utara ini, bisa memperkuat tali persaudaraan khususnya masyarakat adat yang ada di Kabupaten Boltim.

(ADVE/Ayax Vay)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here