Kotamobagu Masuk Urutan ke-8 Kota Paling Potensial Bisnis ITC di Indonesia

0
155
Kotamobagu Masuk Urutan ke-8 Kota Paling Potensial Bisnis ITC di Indonesia
Kota Kotamobagu foto:istimewa
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Kotamobagu merupakan kota yang paling potensial untuk pengembangan bisnis teknologi komunikasi dan informasi atau information and communication technology (ITC) yang bernilai triliunan rupiah.

Melansir dari lokadata.id, di antara delapan kota/kabupaten, Kotamobagu merupakan satu-satunya perwakilan Kawasan Indonesia Timur, yang dapat dijadikan kota incaran investasi ICT.

Badan Pusat Statistik (BPS) menggolongkan bisnis ICT melalui Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Pertama, aktivitas penerbitan. Kedua, berkenaan dengan pembuatan gambar bergerak, video, televisi perekaman. Sektor ketiga, menyangkut penyiaran radio dan pemrograman. Keempat, bidang telekomunikasi. Selanjutnya kelima adalah jasa informasi, pengolahan data serta hosting.

Dalam 10 tahun terakhir, selama 2011-2020, sektor ICT rata-rata tumbuh 9,8 persen per tahun. Di antara 17 sektor usaha yang dicatat BPS, ICT merupakan sektor dengan pertumbuhan rata-rata tertinggi.

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu untuk terus membangun dan memperluas cakupan infrasturuktur TIK, serta dukungan untuk peningkatan layanan publik berbasis ICT,  sudah merupakan peran strategis pemkot untuk membuka ruang terhadap perkembangan sektor ICT di Kota Kotamobagu.

Sektor ini memang tergolong sektor yang menjanjikan, karena bisa beradaptasi langsung dengan kebutuhan atau keinginan masyarakat.

 “Terutama kebutuhan berbagai layanan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk kebutuhan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi yang perkembangannya sangat pesat dan sangat memudahkan berbagai aktivitas masyarakat,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kotamobagu Fahri Damopolii, Senin (18/01/2021).

Di Kotamobagu sendiri, sebagaiman dilansir dari lokadata.id,  rata-rata pertumbuhan sektor ICT mencapai 9,2 persen. PDRB wilayah tumbuh 6,7 persen. 

“Dengan porsi ICT terhadap PDRB hanya 2,5 persen, sektor ini masih menjanjikan ruang perkembangan yang memadai. Pada 2019, nilai ekonominya Rp68 miliar,” ungkapnya.

Berikut 8 daerah paling potensial pengembangan bisnis ICT:

Kota Pekanbaru, Riau

Kota Batam, Kepulauan Riau

Kota Bekasi, Jawa Barat

Kota Depok, Jawa Barat

Kota Cilegon, Banten

Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Kota Kotamogabu, Sulawesi Utara

(Nisar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here