Pandemi Covid-19, Angka Kehamilan di Bolmong Tak Alami Kenaikan
BOLMORA.COM, BOLMONG – Pandemi Covid-19 disebut tidak mempengaruhi angka kehamilan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Justru ada penurunan angka ibu hamil selama tahun 2020 dibanding periode tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) I Ketut Kolak mencatat, pada tahun 2020 tidak ada kenaikkan signifikan angka kehamilan di Bolmong, jika dibandingkan tahun lalu.
“Belum ada kenaikkan signifikan,” ujarnya.
Lanjut dia, di tahun 2020 penggunaan alat kontrasepsi di Bolmong mencapai 82 persen.
“Iya, karena capaian kita 82 persen pengguna alat kontrasepsi. Jadi, angka kehamilan wajar-wajar,” imbuhnya.
Dikatakan, alat kontrasepsi tersebut tersedia secara gratis sesuai kebutuhan. Pihaknya pun tetap memberi alternatif pilihan.
Ia juga mengatakan, alat kontrasepsi yang paling diminati oleh masyarakat adalah implan. Sebab dengan menggunakan implan jarak kelahiran bisa dijaga betul.
“Orang lebih cenderung memilih implan. Karena, itu bisa dipakai dalam jangka waktu 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun bahkan lebih, hanya sekali pasang,” jelasnya.
(Agung)



