Kena “Semprot” dari Bupati, Kepala DLH Berjanji Benahi TPA

0
154
Kena
Bupati Bolmong saat mengunjungi TPA
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongindow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, melakukan kunjungan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang Berada di Desa Inuai, Selasa (21/1/2020) siang.

Awalnya, bupati hanya ingin berkunjung biasa. Tapi, kunjungan itu berubah jadi kekecewaan. Yasti mendapati pengelolaan TPA tersebut amburadul.

“Saya kira fine-fine saja, nyatanya amburadul begini,” kata dia.

Sesuai kebiasaannya, Yasti yang sangat anti dengan hal formalitas, selalu memeriksa secara detil. Dengan mengenakan sepatu boots, Yasti berkeliling lokasi. Didapatinya sampah berupa kaleng bekas berserakan di mana – mana. Begitupun sampah jenis plastik, tampak meluber di tempat tak semestinya. Ini pertanda bahwa tidak diadakan pemilahan.

Terpal yang membatasi tumpukan sampah sudah ada yang rusak dan terangkat.Yang lebih memprihatinkan adalah tidak berfungsinya kolam pengolahan limbah. Melihat semua ini, Yasti pun bergolak.

“Ini asal asalan, jauh dari sanitary landfile,” kata dia.

Ia menyalahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abdul Latief.

“Ada dimana saja kadis selama ini, urusi sampah saja tak beres,” katanya.

Yasti menuding Latief tidak melakukan pengecekan rutin. Ia membeber, selama ini bersifat fair dalam menilai bawahannya.

“Kalau orang bagus saya nilai bagus, tapi ini sangat asal asalan,” kata dia.

Dia lantas meminta agar pengelolaan TPA diperbaiki. Kadis ia peringati dengan keras.

“Ini harus diperbaiki,” kata dia.

Sementara itu Kepala DLH Bolmong Abdul Latif mengatakan akan menindal lanjuti perintah Bupati Bolmong.

“Kami akan membenahi TPA sesuai perintah ibu Bupati. Mulai saat ini kepala dan stafnya UPTD suda harus berkantor di TPA,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa sampah yang masuk ke area TPA belum terpilah sehingga tidak memenuhi kriteria Sanitary landfill.

“Titik beratnya yaitu sampah yang masuk di sini (TPA) suda harus terpilah. Sebelum masuk sampah harus terpilah. Mana yang platik, mana yang gardus, maya yang oraganik dan non organik,” ucapnya.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here