Penemuan Tengkorak Diduga Kepala Manusia Gemparkan Warga Desa Sauk

0
Penemuan Tengkorak Diduga Kepala Manusia Gemparkan Warga Desa Sauk
Tampak tengkorak diduga kepala manusia yang ditemukan warga Desa Sauk

BOLMORA.COM, BOLMONG – Mateos, seorang warga Desa Sauk, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolmong, menemukan sebuah tengkorak yang diduga adalah kepala manusia, di tanjung desa tersebut.

Penemuan tengkorak kepala manusia, pada Kamis (9/1/2020) pekan lalu itu, dalam keadaan posisi aneh, yakni tergantung di atas cabang bakau.

Pun pada Minggu (12/1/2020), Mateos melaporkan penemuannya ke Polsek Lolak. Senin (13/1/2020) pagi, aparat melakukan pencarian dan menemukan tengkorak kepala manusia tersebut pukul 10.18 WITA.

Saat diwawancarai Bolmora.Com, Mateos mengaku awalnya ia hendak mencari bibit mangrove di tanjung tersebut. Air kemudian pasang dan ia menepi. Saat menepi itulah, dilihatnya pemandangan aneh.

“Saya melihat kepala tengkorak itu bergantung di dahan pohon,” ungkapnya, Selasa (14/1/2020).

Dikatakan, gigi tengkorak masih utuh. Bagian atasnya sudah berlumut. Setelah melihat tengkorak tersebut ia bergegas pulang dan menceritakannya kepada penduduk desa.

Sejumlah anak muda sempat menyarankan mateos agar memotret tengkorak itu, tapi ia tak mau. Ia memilih untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Lolak.

Seorang aparat Polsek Lolak mengatakan, butuh waktu sejam menuju lokasi penemuan tengkorak. Karena air pasang, tim harus berenang untuk menuju lokasi. Tim juga menemukan kameja kotak-kotak merah biru di bawah dahan tempat tengkorak ditemukan. Kameja itu ditemukan secara tidak sengaja.

“Pak Mateos tak sengaja menginjak sesuatu yang ternyata kameja,” beber dia.

Setelh ditemukan, tengkorak tersebut diamanakan di kantor polisi. Tengkorak itupun langsung dikafani dan dibungkus plastik hitam.

Kapolsek Lolak AKP Faudji, membenarkan bahwa penemuan tengkorak yang ditemukan di Desa Sauk itu berasal dari manusia.

“Sudah diperiksa di rumah sakit, dan dipastikan itu tengkorak kepala manusia,” ujarnya.

Sebut dia, hasil pemeriksaan sementara menyebut sang pemilik tengkorak telah meninggal sekira enam tahun lalu.

Saat ini, tengkorak kepala tersebut masih berada di Polsek Lolak untuk menanti datangnya laporan masyarakat.

“Jika ada yang mengaku kehilangan keluarganya, akan kami selidiki,” terang Faudji.

Nanti dikemudian hari jika tidak ada petunjuk selanjutnya, tengkorak itu akan dikuburkan.

“Jika ada petunjuk lainnya tentang identitas tengkorak itu, maka tengkorak itu bisa digali,” pungkasnya.

(Agung) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here