Kampus UDK Kosong, Kuliah Umum oleh Kepala BKKBN Pusat Batal

0
333
Kampus UDK Kosong, Kuliah Umum oleh Kepala BKKBN Pusat Batal
Suasan di Kampaus UDK jelang pelaksanaan kuliah umum
Advertisement

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Rencana kuliah umum yang akan digelar di Kampus Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK), Selasa (17/1/2017), dengan menghadirkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Surya Candra Surapaty, terpaksa batal dilaksanakan.

Penyebanya, tak ada satupun pihak rektorat maupun peserta dari mahasiswa UDK yang hadir. Padahal, Kepala BKKBN bersama rombongan dari BKKBN Kota Kotamobagu sudah tiba di kampus UDK, sekira pukul 08.00 Wita, beberapa menit sebelum kegiatan seharusnya dimulai. Namun, kampus UDK yang berada di kompleks taman kota itu masih kosong. Bahkan, tak ada satupun mahasiswa dan rektorat yang menjemput tamu dari Jakarta ini.

Setelah beberapa menit di dalam kampus, rombongan Kepala BKKBN langsung meninggalkan kampus UDK, kemudian melanjutkan agendanya di Lolak, Kabupaten Bolmong.

“Bapak ada kegiatan di Lolak. Makanya setelah tidak jadi kuliah umum, bapak langsung ke Lolak,” kata salah satu sumber.

Terpisah, Pembantu Rektor I Rey Simbala, saat dikonfirmasi BOLMORA.COM mengakui hal tersebut.

Menurutnya, hal ini dikarenakan mis komunikasi antara pihak UDK dengan BKKBN Kota Kotamobagu. Pihaknya diberitahukan tentang rencana kedatangan Kepala BKKBN ini Jumat lalu tapi setelah itu tidak ada pemberitahuan lagi.

“Saya mendapatkan kabar Jumat minggu lalu bahwa Kepala BKKBN akan mengadakan kuliah umum di UDK pada tanggal 17 Januari hari ini. Tetapi setelah itu, kami tidak ada komunikasi dengan pihak BKKBN lagi. Senin kemarin, menurut rencananya BKKBN Kota Kotamobagu akan datang ke kampus UDK untuk memastikan lokasi dan hal-hal lainnya. Tetapi setelah kami tunggu hingga sore hari tak ada yang datang,” jelasnya.

Demikian, Rey menganggap rencana kuliah umum tersebut batal dilaksanakan, karena tim dari BKKBN Kota Kotamobagu tidak jadi datang pada Senin kemarin.

“Biasanya jika ada kuliah umum dengan tokoh-tokoh penting, kami selalu membuat tim kecil agar kegiatan sukses. Kampus UDK sejujurnya sangat senang jika ada kegiatan kuliah umum digelar di UDK, karena tentunya akan menambah nilai akreditas kampus,” ujar Rey.

Soal tak adanya mahasiswa, ia mengakui jika perkuliahan biasa dimulai pukul 09.00 Wita.

“Karena tak adanya komunikasi dari pihak BKKBN Kota Kotamobagu, maka akativitas kampus berjalan normal, kuliah jam 9 pagi. Setelah kami diberitahu jika kepala BKKBN sudah tiba di kampus UDK, kami menawarkan bagaimana jika kuliah umumnya diundur jam 9, sembari kami mempersiapkannya, tetapi karena kesibukan beliau, maka batal dilaksanakan di UDK,” urai Rey.

Sayangnya, sampai berita ini dipublis upaya konfirmasi ke pihak BKKBN Kota Kotamobagu belum menemui hasil.(me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here