Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Ekbis

LPEI Perkuat Basis Ekspor Produk Kelautan di Sulsel

BOLMORA.COM, MAKASSAR – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank memperkuat basis ekspor produk kelautan Indonesia di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan menggelar sosialisasi dan edukasi ekspor di Kota Makassar, Selasa (13/12/2022).

Diskusi bertajuk “Sosialisasi dan Edukasi Peranan LPEI dalam Meningkatkan Ekspor di Sulawesi Selatan” ini memberi kesempatan menggali potensi dan meningkatkan pemahaman  terhadap proses persiapan menjadi calon eksportir.

Pada kesempatan tersebut dihadirkan narasumber yakni Dessy Dania dari LPEI dan Arman Arfah, Ketua Asosiasi Petani dan Pengelola Rumput Laut (Asperli) se-Indonesia, Ketua HIPKA Sulawesi Selatan dan Ketua Kospermindo.

Kehadiran para peserta yang merupakan petani, pengurus asosiasi rumput laut dan produk kelautan ini menunjukkan antusiasme untuk membangun ekspor bersama LPEI.

Kamrussamad, Anggota DPR RI Komisi XI yang memberi sambutan langsung kepada seluruh peserta diskusi, mengatakan, Sulawesi Selatan dikenal sebagai wilayah pengembangan rumput laut di Indonesia, selain Sidoarjo, NTB dan NTT. 

“Tahun 2021 berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sulawesi Selatan menjadi sentra produksi rumput laut terbesar Indonesia dengan 3,79 juta ton,” ungkapnya.

Sosialisasi dan edukasi kepada petani rumput laut di Sulawesi Selatan oleh LPEI

Sebagai provinsi penghasil produk perikanan seperti bandeng, lele dan udang, Sulawesi Selatan memiliki peluang besar mengembangkan bisnis makanan olahan yang dapat menjadi produk ekspor bernilai tambah.

Kendati demikian, Kamrussamad menilai potensi rumput laut di Sulawesi Selatan masih harus ditingkatkan.

“LPEI sebagai pengganggas Desa Devisa, diharapkan mengangkat produk-produk lokal unggulan Sulawesi Selatan menjangkau ke pasar dunia, termasuk rumput laut dan produk kelautan lainnya,” ujarnya.

Adapun desa devisa yang dikembangkan LPEI saat ini mencapai hampir 200 desa di berbagai wilayah Indonesia. Potensi rumput laut serta produk perikanan di Sulawesi Selatan dapat menjadi bagian dari desa devisa cluster rumput laut dan produk perikanan yang sudah dikembangkan LPEI di sejumlah wilayah.

Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan semua elemen ekspor Indonesia. Karena itu  Kamrussamad mengajak semua pihak untuk mendukung inisiatif dari berbagai daerah yang bertujuan membangun ekspor Indonesia yang kuat.

(*/Red)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Back to top button