Angka stunting di Buol Dari Tahun Ketahun Menurun
BOLMORA.COM, BUOL – Angka stunting di Kabupaten Buol dari tahun ke tahun presentasenya mengalami penurunan. hal itu dikarenakan tiga faktor meliputi ketersediaan gizi, kebiasaan hidup masyarakat dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.
“Tiga faktor ini yang menjadi fokus pemerintah Buol yaitu berupaya memenuhi gizi warga, kemudian berupaya mengubah pola hidup masyarakat agar selalu mengedepankan memperhatikan aspek kebersihan dan pemahaman masyarakat,”terang Amirudin Rauf, dikutip dari laman facebook Diskominfi Buol, Jum’at (25/12/20).
Amirudin Rauf, mengatakan terdapatnya angka penurunan itu merupakan langkah pemenuhan gizi yang dilakukan secara masif melalui program rencana aksi daerah pengentasan stunting oleh pemerintah setempat yang diikuti dengan sinergitas antar organisasi perangkat daerah.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi bagi warga masyarakat di Kabupaten Buol merupakan kewajiban pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan yang tak bisa ditunda dan ditawar.
“Sebab pemenuhan gizi ini sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang masyarakat utamanya generasi muda yang sehat dan berkualitas,”terang Amirudin.
Salah satu penyebab terjadinya kekerdilan kata Amirudin, karena kurangnya asupan gizi yang diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan bayi serta anak. Warga berhak untuk tumbuh sehat dan bebas dari stunting atau kekerdilan.
Amirudin menambahkan, berdasarkan data Pemkab Buol angka stunting kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2017 hingga 2019 telah terjadi penurunan signifikan. Dari 41,3 persen tahun 2017 turun menjadi 34,2 persen di tahun 2018 dan pada tahun 2019 angka stunting kembali mengalami penurunan 9,4 persen.
(Syarif)



