Pemkab Bolmong Kembali Gelar Nikah Massal

0
185
Pemkab Bolmong Kembali Gelar Nikah Massal
Foto bersama Sekda Tahlis Gallang, Kadis Pencatatan dan Kependudukan Bolmong Iswan Gonibala, dan para pasangan peserta nikah massal

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Sebanyak 72 pasangan mengikuti pernikahan massal di Balai Desa Poopo Barat, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (4/12/2019).

Nikah massal yang diprakasai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bolmong ini bertemakan “Pencatatan Perkawinan Massal Membahagiakan Masyarakat di Kecamatan Passi Timur”.

Sekda Bolmong Tahlis Gallang, membuka secara resmi kegiatan nikah massal, yang dipustkan di Kecamatan Passi Timur

Kegiatan itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang, didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Iswan Gonibala, turut menyerahkan akta nikah sebagai administrasi pencatatan kepada pasangan nikah massal.

Loading...

Menurut Tahlis, kegiatan ini bertujuan memberikan keringanan bagi warga, juga mengesahkan pernikahan yang sebelumnya hanya di bawah tangan agar secara hukum resmi sebagai pasangan suami istri.

“Kita kembali menggelar pernikahan massal pada tahun ini. Ada 72 pasang, baik itu pengantin lama dan baru, yang selama ini menikah hanya sesuai agama. Hari ini, pemerintah memberikan kesempatan kepada mereka agar statusnya sah secara hukum. Kita berikan juga kemudahan untuk mengurus semua administrasi sampai mendapatkan akta nikah, yang tentu ke depan banyak manfaatnya,” jelasnya.

Sekda Bolomong Tahlis Gallang, menyerahkan akta nikah kepada pasangan suami istri peserta nikah massal

Senada dikatakan Kepala Disdukcapil Bolmong Iswan Gonibala. Kata dia, para pasangan kawin massal ini sebagian besar hanya menikah secara agama. Sehingga, dimanfaatkan untuk melegalkan status pernikahan sesuai undang-undang pernikahan di Indonesia.

“Di antara para pasangan yang ikut dalam nikah massal ini, yang paling tua berumur 64 tahun, dan yang termuda adalah berumur 22 tahun,” ungkapnya. 

Menurutnya, dari target 50 pasang yang ikut, membludak menjadi 72 pasangan. Pada tahun 2019 ini, Pemkab Bolmong sudah dua kali melaksanakan kegiatan ini. Pertama di Kecamatan Bolaang, dengan jumlah peserta berjumlah di atas 70-an lebih. 

“Tujuan dari kegiatan ini dalam rangka memenuhi administrasi kependudukan mereka secara sah, dengan memberikan akta nikah secara gratis buat masyakat,” papar Iswan.

Foto bersama usai penyerahan akta nikah kepada para peserta nikah massal

Ditambahkan, banyak masyarakat yang belum mendapatkan akta nikah walaupun secara sah sudah menikah.

“Dengan demikian, program ini juga bagian untuk memperjelas status pernikahan masyarakat, termasuk mempermudah masyarakat untuk mendapat legitimasi dari Negara,” pngkasnya.

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here