Warga Desa Popodu Keluhkan Lambatnya Penanganan DBD oleh Puskesmas Molibagu
BOLMORA.COM, BOLSEL – Dalam sebulan, sebanyak enam warga Kecamatan Bolaang Uki positif Demam Berdarah Dengue (DBD). Ini sesuai data pasien positif DBD berada di Desa Popodu.
Salah satu warga Desa Popodu menyampaikan, saat ini saja sudah ada enam warga yang positif DBD. Bahkan, ada yang dirujuk ke RSUD Kota Kotamobagu untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
“Dalam sebulan belakangan ini, sudah ada enam masyarakat Popodu yang terserang penyakit DBD, tetapi belum ada penanganan intensif dari Puskesmas Molibagu untuk memberantas penyebab DBD di desa,” ujar warga yang tak mau dipubis namanya, Kamis (4/11/2021).
Dikatakan, deman berdarah ini sangat berbahaya. Apalagi jika dibiarkan, akan banyak masyarakat yang positif DBD. Karena penyebaran penyakit ini melalui nyamuk-nyamuk.
“Makanya kami meminta pihak puskesmas untuk melakukan fooging di desa,” imbuhnya.
Menurut dia, belum lama ini salah satu warga sudah datang ke puskesmas dengan membawa hasil lab pasien DBD. Tujuannya untuk meminta pihak puskesmas melakukan fooging, tetapi belum diindahkan.
“Penularan penyakit ini sangat cepat, yakni melalui nyamuk. Jangan nanti sudah banyak yang terpapar baru ada tindakan dari pihak puskesmas,” cetusnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Molibagu Fadlun Gobel mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya DBD, dan ini sudah ditindaklanjuti.
“Kita telah melakukan pertemuan dengan Kepala Dea Popodu. Dalam pertemuan tersebut sudah disampaikan kepada untuk hari Jumat (5/11) akan melakukan PSN, yakni melaksanakan pembersihan di tempat-tempat yang menjadi sarang jentik-jentik nyamuk, seperti selokan atau tempat genangan air, serta yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah,” jelasnya.
Lanjutnya, jika setelah pelaksanaan PSN dan makin bertambah kasus DBD, langkah yang diambil adalah melakukan fooging dengan menyasar rumah warga yang terpapar DBD.
“Fooging akan dilakukan rumah warga yang positif DBD sampai jarak 15 meter dari rumah tersebut,” pungkasnya.
(Nanda)



