Tahlis Buka Kegiatan UKM
BOLMORA, BOLMONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, membuka kegiatan peningkatan fasilitas terwujudunya kerja sama strategis antara Usaha Besar dan Usaha Kecil Menengah (UKM), yang dipusatkan di kantor bupati, Rabu (31/10/2018).
Menurut Tahlis, pendatanganan MoU terkait kegiatan ini sudah ditandatangani oleh Bupati Bolmong yasti Soepredjo Mokoagow, pada Selasa (30/10) kemarin, dan dirinya ditugaskan untuk membuka kegiatan ini. Katanya, pada kegiatan ini bupati tidak sempat hadir, karena mengahadiri acara. Sehingga, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMP-TSP) atas kerja kerasnya.
“Karena Dinas PMP-TSP bekerja dengan baik, yakni di tahun ini terjadi perubahan yang sangat signifikan. Sebab, PAD tahun ini sudah mencapai Rp900 juta lebih, dan telah disetor,” ungkap Tahlis di depan 100 peserta yang mengikuti kegitan tersebut.
Dia menjelaskan, ternyata jika ini dikelola dengan baik, maka akan mendapatkan hasil yang baik.
“Pendatanganan hari ini merupakan hal yang kami harapkan,” ujarnya.
Ditambahkan, banyak pelatihan yang dilaksanakan, dan saat ini sudah sementara action. Seperti pada waktu lalu di Poigar, telah dilakukan pelatihan pembuatan Roti Kreatif, dan saat ini sudah sementara diproduksi walaupun belum dimasukkan ke supermarket-supermarket.
“Intinya, semua pelatihan dan kegiatan yang dilakukan Pemda demi kesejahteraan rakyat, dan mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Bolmong,” ungkap Tahlis.
Jika masyarakat (ibu-ibu, red) sudah mengikuti pelatihan dan memiliki keahlian, maka mereka bisa membuka usaha sendiri dan otomatis ini dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat dan PAD. Kalau untuk label dari produk tersebut itu urusannya Pemda.
“Jasi, masyarakat hanya mengusulkan saja, urusan label halalnya nanti Pemda yang urus. Labelnya itu bisa menggunakan nama dari ibu-ibu,” tandasnya.
Selain itu, kewenangan Pemda adalah menjamin kepastian dan keamanan berusaha bagi pelaksana penanaman modal, menyelenggarakan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan secara bersama-sama sesuai dengan kewenangan masing-masing menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang perindustrian.
“Untuk misi Kabupaten Bolmong ada empat, tapi untuk kegiatan ini termasuk di misi kedua yakni, mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan, berbasis potensi sumber daya alam (SDA) dan kearifan lokal. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat kepada ibu-ibu,” pungkas Tahlis.
Turut hadir, camat se-Kabupaten Bolmong, Kepala Unit BRI Lolak Ahmad Banteng, Kepala Dinas PMP-TSP Iryanto Husain.
(agung)



