Wali Kota Hadiri Khatam Alquran 600 Santri
Diharapkan Dapat Meningkatkan Kecerdasan Spritual Para Santri
BOLMORA, ADVERTORIAL – Bertepatan dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriyah, yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2016, sebanyak 600 santri dari sejumlah taman pengajian di Kota Kotamobagu, melakukan Khatam Alquran.

Dengan menggunakan pakaian serba putih, ratusan santri ini duduk melantai di atas karpet dengan penuh tawaduh melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Kegiatan tersebut, turut dihadiri Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara, dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemkot Kotamobagu, tokoh agama serta masyarakat.

Wali Kota, dalam sambutannya mengatakan, memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriyah ini bertepatan juga dengan program pemerintah maghrib mengaji, sehingga di tahun baru Islam ini kita melakukan Khatam Alquran bagi 600 santri.
Wali Kota berharap, dengan dilakukannya Khatam Alquran dapat meningkatkan pendidikan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual bagi para santri.

Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Sitti Barokah, Minggu (2/10/2016) tersebut, Wali Kota mengajak ummat Muslim agar di momentum tahun baru Islam ini dapat mempererat tali silaturahmi antar umat manusia, selalu menjaga jalinan antar ummat beragama dan mengintropeksi diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi ke depan.
Di tahun baru hijriyah ini, lanjut wali kota, hendaknya benar-benar dijadikan sebagai langkah awal untuk sebuah perubahan total bagi kehidupan pribadi maupun sosial kemasyarakatan. Sehingga, dengan momentum hijriyah ini kita merefleksikan kembali makna hidup bersama Alquran.

Di akhir sambutan, wali kota pertama perempuan Kota Kotamobagu ini mengajak seluruh ummat merenungi sejauh mana kedekatan dan kecintaan kita kepada Alquran, sebagai way of life kita selaku umat Islam.
Pun demikian, melalui kegiatan itu berharap dapat meningkatkan syiar yang dapat berdampak pada perubahan perilaku masyarakat, khususnya kesadaran untuk mengamalkan ajaran-ajaran agama secara maksimal dan termotivasi untuk menjadikan Alquran sebagai sebuah kebutuhan yang harus terus dipedomani, sehingga tumbuh minat yang besar dalam mempelajari, membaca, mentadabburi Alquran dan mengaplikasikan nilai-nilai qurani dalam seluruh aspek kehidupan masing-masing.(adve/me2t)



