Positif Covid-19, Paslon RISKI Harusnya Ikuti Anjuran Pemerintah

0
949
Sikap tidak terpuji yang ditunjukan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bolsel menuai berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan
Gambar ilustrasi

BOLMORA.COM, BOLSEL — Sikap tidak terpuji yang ditunjukan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bolsel menuai berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan. Pasalnya, pasca keluarnya hasil swab test dan dinyatakan positif Covid-19, pasien berinisial RM bukannya langsung menjalani karantina mandiri sebagaimana anjuran protokol kesehatan Covid-19, malah dikabarkan sempat keluyuran menggunakan mobil. Bahkan, pasien yang diketahui sebagai salah satu bakal calon Bupati Bolsel dengan tagline RISKI ini masih sempat menerima tamu tanpa menggunakan alat pelindung dari (APD) lengkap. Dokumentasi berupa foto-foto sempat viral di media sosial (Medesos).

Baca: Jelang Pendaftaran, Salah Satu Paslon Kepala Daerah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Gustamil Katili, salah satu tokoh masyarakat Bolsel menegaskan, RM dan SG seharusnya mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Apalagi keduanya seorang publik figur di Bolsel.

“Apapun alasannya, setelah keduanya (RM dan SG) dinyatakan positif, harusnya mereka mengikuti anjuran tenaga medis. Untuk itu, saya minta keduanya jangan dulu mengambil langkah-langkah yang justru bertentangan,” imbuhnya.

Gustamil berharap bakal calon bupati dan wakil bupati Bolsel itu lebih memahami terkait kondisi dan situasi yang mereka hadapi. Mengingat risiko penularan Covid-19 cukup besar.

“Mungkin hal ini merugikan secara politis dan waktu bagi keduanya. Namun, anjuran tim medis juga menyangkut dengan kepentingan orang banyak, dalam hal ini masyarakat Bolsel,” sentilnya.

Tidak hanya itu, Gustamil juga mendesak RM dan SG agar tidak melakukan aktivitas politik, entah itu konsolidasi atau semacamnya.

“Kenapa saya katakan demikian, karena hal ini tentu kita lihat bersama sisi mudharatnya yang lebih besar, jika aktivitas itu terus dilakukan. Kita lihat sisi kemanusiaannya. Oleh karena itu, ada baiknya mereka menunggu sampai benar-benar pulih dan hasil swab testnya kembali negatif. Setelah itu, silakan kembali berjuang sebagai calon kepala daerah,” ujarnya.

Baca Juga: Petugas Kesehatan Lakukan Tracking kepada Orang yang Kontak Erat dengan Paslon RISKI

Dia juga meminta seluruh elemen yang terlibat dalam pengendalian atau pencegahan penyebaran Covid-19 harus lebih disiplin menjalankan tugas.

“Setelah new normal, kinerja satgas dan tim gugus Covid-19 sudah tidak seketat seperti beberapa bulan sebelumnya, padahal virus ini masih ada. Hal-hal kecil jangan dianggap sepele, karena kesehatan masyarakat yang kita pertaruhkan. Masyarakat mungkin banyak yang awam dengan bahaya corona, maka itu sebaiknya kita tegakkan aturan protokol kesehatan, tetap gunakan APD sebagaimana anjuran pemerintah,” pungkasnya.

Diketyahui sebelumnya, salah satu pasien (RM) sempat tidak terdeteksi keberadaanya oleh Tim Gugus Tugas, beberapa hari setelah dirinya ditetapkan positif Covid-19. Namun, belakangan keberadaan pasien telah terdeteksi dan sedang menajalani karantina mandiri di Kota Kotamobagu.

Tim gugus Tugas bersama tenaga medis pun telah melakukan tracking kepada orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat denga pasien.

(*/Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here