Bawaslu Buol Beri Perhatian Khusus Potensi Rawan Coklit

0
406
Ketua Bawaslu Kabupaten Buol Suhardi Badolo

BOLMORA.COM, BUOL — Bawaslu Kabupaten Buol memberikan perhatian khusus terhadap proses pelaksanaan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) untuk Pilgub Sulteng 2020 yang dianggap rawan. 

Disampaikan Ketua Bawaslu Buol Suhardi Badolo bahwa daerah yang sulit dijangkau bisa menjadi faktor dalam pengawasan.

“Yang disebut rawan bukan dalam kontes tahapan lain, tapi rawan dalam hal pelaksanaan coklit. Pertama letak geografis wilayah yang sulit dijangkau. Kedua, profesi masyarakat sebagai petani. Berikut adalah kapasitas SDM petugas PDP, “terang Suhardi saat ditemui Bolmora.com di Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Rabu (22/07/20).

Suhardi mengatakan pemetaan kerawanan tersebut berbekal pengalaman pengawasan dalam tahapan coklit daftar pemilih pada pemilu tahun sebelumnya terdapat beberapa pelaksanaan coklit yang dianggap rawan.

“Untuk wilayah rawan, terdapat di Kecamatan Karamat Tanjung Dako, Kecamatan Tiloan Desa Nanasa (perbatasan Kabupaten Buol-Kabupaten Tolitoli), Kecamatan Bukal, Desa Modo 4 dan Kecamatan Paleleh Desa Pionoto. Ini wilayah selain jauh juga sulit dijangkau selain kendaraan roda dua,”terang Suhardi. 

Suhardi, menjelaskan penduduk yang berprofesi petani yang juga masuk dalam pemetaan kerawanan coklit karena masyarakatnya hanya dapat ditemui pada jam-jam tertentu (malam hari). Sebab pada pagi hingga sore hari mereka berada di kebun. 

Lanjutnya, yang disebut tingkat kerawanan kapasitas SDM PPDP faktor usia dimaksud adalah berkenaan dengan mata karena seorang petugas pemutakhiran melakukan pencatatan sehingga mata adalah hal krusial. 

Suhardi menambahkan,  guna memastikan pelaksanaan proses coklit masyarakat benar-benar terdata dalam daftar pemilih Pilgub atau tidak, bentuk pengawasan PKD memfokuskan diri mengawasi, mendampingi dan komunikasi dengan PPDP. 

“Dari ketiga faktor itu, untuk memastikan masyarakat terdata dalam daftar pemilih atau tidak metode yang digunakan oleh PKD kami yaitu bersinergi melalui komunikasi dengan PPDP sekaligus menjadwalkan turun lapangan secara bersama-sama,”pungkas Suhardi.***

(Syarif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here