Masuk Zona Hijau, Pemda Boltim Berhasil Cegah Penularan Covid-19
BOLMORA.COM, BOLTIM — Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), berhasil dicegah dengan adanya upaya Pemerintah Daerah (Pemda) yang serius gencar di bawah kendali Bupati Boltim Sehan Landjar, selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang tidak kenal lelah.
Bupati tanpa henti-hentinya melaksanakan edukasi langsung di desa-desa untuk menjelaskan tentang apa covid-19, bagaimana cara penyebarannya, apa indikasi gejalanya, dan upaya pencegahannya.
Seiring dengan melaksanakan edukasi melalui sosialisasi, Pemda juga menjalankan pengendalian melalui Tim Gugus Tugas dengan mendirikan Pos di 5 pintu perbatasan dengan daerah tetangga untuk melaksanakan pengawasan, pemantauan arus barang dan orang dari luar dan bahkan dari dalam Boltim sendiri tidak luput diawasi.
Dalam rilis group Whatsapp Senin (13/17/2020) Bupati Boltim Sehan Landjar melalui Kadis Kominfo Hamdi Egam mengatakan, dalam upaya yang sama Pemda melalui instruksi Bupati melaksanakan pengadaan bahan Kebutuhan Pokok yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak akibat pembatasan aktivitas warga di luar daerah, bahkan di dalam Boltim juga dibatasi.
“Konsekuensi dari semua kegiatan ini, tentu butuh anggaran dari Pemda dalam hal pengadaan sembako, pengadaan alat kesehatan (APD), mami petugas pos jaga selama 24 jam dalam beberapa bulan, insentif TNI dan Polri dan lain-lain terkait pencegahan penyebaran Covid-19,”terangnya.
Lanjut Dia, kesimpulannya adalah bahwa penyebaran covid-19 di Boltim dapat dicegah sehingga masuk dalam Green Zona penyebaran covid-19 oleh karena upaya yang cepat dan tanggap Pemda dalam penanganan serta kepatuhan masyarakat atas anjuran pemerintah.
“ini yang membuat Saya bangga karena masyarakat Boltim sangat patuh dan partisipatif dalam mengantisipasi penyebaran covid-19,”ujar Bupati.
Ditambahkannya lagi, logika yang benar adalah penyebaran Covid-19 di Boltim rendah bahkan dapat ditekan oleh karena adanya kucuran anggaran yang lumayan besar dari Pemda.
“Keliru apabila ada pemikiran dan statemen yang menyatakan bahwa penyebaran covid rendah harus dengan anggaran sedikit, ini alur berpikir kontra produktif terhadap kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Boltim,”imbuhnya.
(Ayax Vay)



