Puluhan Kendaraan Diamankan Satlantas Polres Kotamobagu, Berikut Tujuh Prioritas Operasi Patuh Samrat 2022

0
Puluhan Kendaraan Diamankan Satlantas Polres Kotamobagu, Berikut Tujuh Prioritas Operasi Patuh Samrat 2022
Tampak Operasi Patuh Samrat 2022 oleh Satlantas Polres Kotamobagu sedang berlangsung
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU — Sejak 13 Juni hingga 26 Juni 2022 mendatang, Satlantas Polres Kotamobagu menggelar Operasi Patuh Samrat 2022.

Kepala Satlantas Polres Kotamobagu, melalui KBO Lantas Iptu Agus Julianto menjelaskan, tujuan dari Operasi Patuh Samrat yakni mengajak masyarakat agar tertib dan disiplin dalam berlalulintas, sekaligus bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan lalulintas.

“Operasi Patuh Samrat 2022 ini bertujuan untuk mengurangi dan meminimalisir pelanggaran, dan juga menekan angka kecelakaan lalulintas,” ungkapnya Selasa (14/6/2022).

Dikatakan, Operasi Patuh Samrat 2022 mempunyai sasaran, yakni tujuh pelanggaran prioritas dan juga pelanggaran yang ada disekitar kita.

“Terhitung dua hari ini kita berhasil mengamankan atau menilang sekitar 44 kendaraan bersama barang bukti berupa SIM 14 buah, STNK 15 buah dan 15 unit kendaraan,” sebut Agus.

Di sisi lain, Agus juga mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar dapat mematuhi peraturan dalam berlalulintas.

“Tentunya untuk menyelamatkan anak bangsa, kita harus mematuhi segala aturan dalam berlalulintas, sebagaimana tujuh prioritas yang menjadi fokus utama kita dalam Operasi Patuh Sambrat 2022,” jelanya.

Adapun tujuh prioritas dalam Operasi Patuh Samrat 2022 adalah sebagai berikut.

1. Pengendara yang tidak memiliki surat-surat kendaraan.

2. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

3. Pengendara khususnya anak-anak perlu pengawasan dan pembinaan dari orangtua, bahwa tidak dibenarkan anak-anak mengendarai tanpa mengantongi SIM.

4. Tidak dibenarkan pengendara yang tengah menggunakan alat komunikasi atau Handphone saat berkendara.

5. Pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.

6. Kendaraan yang belum layak jalan (tanpa kelengkapan surat).

7. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu.

(Reporter3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here