Internasional

AS Akan Cabut Larangan Keanggotaan Militer Kaum LGBT

AS Akan Cabut Larangan Keanggotaan Militer Kaum LGBT

BOLMORA, WASHINGTON – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) akan mencabut larangan penerimaan kaum  lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di keanggotaan militer AS. Pencabutan larangan tersebut akan mengakhiri larangan yang sudah berlaku sejak lima tahun treakhir. Dengan demikian, ke depan kaum penyuka sesama jenis akan bisa secara terbuka masuk militer AS. Bahkan, pada pada Juli mendatang, satuan kemiliteran AS menyatakan sudah siap menyambut kaum LGBT di keanggotaan militer.

Sebagaiman diketahui, larangan keanggotaan militer oleh kaum LGBT diberlakukan atas kekhawatiran keberadaan kaum penyuka sesama jenis ini malah akan menjadi beban. Apalagi di situasi perang. Namun, sejauh ini kekhawatiran itu belum pernah terbukti. Makanya, inisiatif pencabutan larangan itu dilakukan belum lama setelah militer AS secara formal menyambut seorang gay, Eric Fanning, dalam keanggotaannya.

Fanning kemudian resmi menjadi pejabat struktural militer AS pertama gay dalam sejarah militer AS.

Pun kabar soal pencabutan larangan itu direspons positif oleh kaum dan aktivis LGBT.

Meski demikian, Menteri Pertahanan AS Ash Carter, belum dapat menjawab sebagaimana siap militernya menerima anggota baru dari kalangan LGBT.

Menurut Pusat Kestaraan Trangender Nasional AS, sejak 2015 lalu suadah ada sekitar 15 ribu kaum transgender yang telah terlayani sebagai anggota militer AS, Sebagian besar dari mereka selama ini berakhir bungkam atau menyembunyikan orientasi seksual mereka dari publik, karena takut dikeluarkan dari anggota kemiliteran AS.

Sumber : New York Post

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button