Polimdo Bikin Kagum Politeknik Negeri Bali

BOLMORA.COM,SULUT – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali mendapat apresiasi dari perguruan tinggi vokasi nasional.
Kali ini, Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bali dibuat terkesan dengan pengelolaan Teaching Factory (TEFA) hingga unit bisnis kampus yang dinilai maju dan inovatif.
Kunjungan studi banding yang berlangsung di Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo itu dipimpin langsung Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bali, Nyoman Indah Kusuma Dewi, S.E., M.B.A., Ph.D., bersama jajaran staf akademik.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari sejumlah program unggulan Polimdo, mulai dari penerapan Teaching Factory, model pembelajaran Project Based Learning (PBL), hingga pengelolaan fasilitas penunjang pendidikan vokasi.
Nyoman mengaku kagum dengan sistem teaching factory yang diterapkan Polimdo, terutama keterlibatan aktif mahasiswa dalam menjalankan unit usaha kampus seperti Polimart.
“Di tempat kami, pengelolaan masih dilakukan koperasi. Sementara di Polimdo, mahasiswa sudah terlibat langsung. Ini menjadi hal yang sangat menarik dan inspiratif bagi kami,” ujarnya.
Tak hanya itu, suasana pembelajaran di lingkungan Polimdo juga dinilai jauh melampaui ekspektasi. Kehadiran cafe kampus yang aktif serta galeri investasi yang mampu menggandeng pelaku UMKM menjadi perhatian khusus rombongan dari Bali.
“Polimdo ternyata luar biasa. Cafe kampusnya hidup, galeri investasinya juga aktif dan mampu berkolaborasi dengan UMKM. Ini membuktikan pembelajaran vokasi di sini benar-benar berjalan,” katanya.
Menurut Nyoman, hasil studi banding tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan di Politeknik Negeri Bali, meski nantinya tetap disesuaikan dengan budaya kerja serta regulasi kampus setempat.
Sementara itu, Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo, Diana R.S. Maramis, S.E., M.Si., didampingi Koordinator Kehumasan Polimdo, Ivoletti Walukouw menyambut positif kunjungan tersebut sebagai momentum memperkuat kolaborasi antar perguruan tinggi vokasi.
“Ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan ide. Kami juga bisa belajar dari Politeknik Negeri Bali yang sudah berstatus BLU. Ke depan, hal-hal baik tentu bisa saling diadopsi,” ujar Diana.
Diana berharap hubungan kerja sama antar kedua institusi dapat terus berkembang demi meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.
“Harapannya, politeknik kita bisa sama-sama maju dan semakin berkualitas,” tandasnya. (Jane)
- Rektor Unsrat Kagum Spot Wisata di Boltim
- Polimdo Perkuat Kerja Sama Global di Forum Vokasi Indonesia–China



