Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Jagad

Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Melonjak jadi 10.990 Dolar AS, FIFA Dikecam Kongres

Dynamic Pricing Picu Kritik Keras, 69 Legislator AS Sebut Piala Dunia Paling Eksklusif Sepanjang Sejarah

Harga tiket Piala Dunia 2026 untuk laga final melonjak tajam menjadi 10.990 dolar AS, naik dari 8.680 dolar AS yang berlaku sejak undian Desember lalu. FIFA membuka kembali penjualan tiket resmi FIFA 2026 pada Rabu di tengah gangguan teknis yang memaksa calon pembeli mengantre berjam-jam. Tiket final FIFA 2026 MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli mengalami kenaikan di semua kategori sekaligus. Oleh karena itu, kebijakan dynamic pricing FIFA Piala Dunia ini langsung memicu gelombang kritik dari berbagai pihak termasuk para legislator Amerika Serikat.

Tiket kategori 2 untuk laga final naik dari 5.575 menjadi 7.380 dolar AS dalam satu kali pembaruan harga. Kategori 3 juga melonjak signifikan dari 4.185 menjadi 5.785 dolar AS tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada publik. Selain itu, FIFA menerapkan sistem dynamic pricing di seluruh 104 pertandingan yang tersebar di 16 kota di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Dengan demikian, kenaikan harga tiket Piala Dunia ini bukan hanya menyentuh laga final, tetapi berpotensi memengaruhi semua fase turnamen.

Gangguan Teknis Kacaukan Pembukaan Penjualan, Calon Pembeli Kebingungan Berjam-jam

Penjualan tiket FIFA fase kelima dibuka pukul 11.00 EDT, namun gangguan teknis langsung membingungkan ribuan calon pembeli yang sudah mengantre daring. Sejumlah pengguna yang mengklik tautan penjualan justru tersasar ke antrean “fase penjualan pendukung kualifikasi akhir PMA” yang ditujukan untuk segmen penggemar berbeda. FIFA tidak segera memberikan penjelasan, tetapi memastikan sekitar pukul 12.00 siang bahwa seluruh tautan sudah berfungsi dengan benar. Selanjutnya, FIFA menegaskan bahwa tidak semua tiket yang tersisa langsung dijual sekaligus dan tambahan tiket akan tersedia secara bertahap.

Hanya 17 dari 72 laga fase grup tercantum dalam sistem penjualan pada Rabu malam, sementara seluruh laga fase gugur belum memiliki tiket yang tersedia. Calon pembeli terpaksa menelusuri sendiri ketersediaan tiket World Cup 2026 mahal ini tanpa panduan resmi dari FIFA tentang kategori yang sedang dijual. Untuk laga pembuka Amerika Serikat lawan Paraguay pada 12 Juni di SoFi Stadium Inglewood, hanya tersedia tiket seharga 2.735 dolar AS. Namun demikian, dua laga berikutnya milik Amerika Serikat di Seattle dan Inglewood sama sekali belum memiliki tiket yang tercantum dalam sistem.

Laga pembuka Meksiko melawan Afrika Selatan pada 11 Juni di Mexico City hanya menyediakan tiket seharga 2.985 dolar AS, naik dari 2.355 dolar AS di Desember. Sementara itu, harga tiket FIFA World Cup Amerika untuk pertandingan perdana Kanada kontra Bosnia-Herzegovina di Toronto tersedia di 2.240 dolar AS. Fase penjualan ini menjadi yang pertama kali memungkinkan pembeli memilih lokasi kursi spesifik, bukan sekadar memilih kategori tiket secara umum. Selain itu, ini merupakan fase kelima penjualan tiket setelah empat fase sebelumnya yang berlangsung sejak September 2024.

69 Anggota Kongres AS Protes Resmi, Suporter Eropa Laporkan FIFA ke Komisi Eropa

Dynamic pricing tiket FIFA 2026 menuai kecaman resmi dari 69 anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat yang mengirim surat langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Mereka menyebut kebijakan ini bertentangan secara langsung dengan misi inti FIFA mempromosikan sepak bola yang inklusif dan terjangkau bagi semua kalangan. “Konsekuensi dynamic pricing akan menjadikan Piala Dunia 2026 yang paling eksklusif secara finansial dalam sejarah,” tulis mereka dalam surat tertanggal 10 Maret itu. Oleh karena itu, tekanan politik terhadap FIFA kini datang dari dalam negara tuan rumah sendiri dan semakin sulit diabaikan.

Kelompok suporter di Eropa juga bergerak dengan mengajukan keluhan formal kepada Komisi Eropa atas melonjaknya harga tiket di pasar sekunder. Tiket Piala Dunia eksklusif 2026 ini semakin sulit dijangkau karena FIFA juga memungut komisi 15 persen dari pembeli dan penjual di platform resale resmi mereka. Infantino membela kebijakan itu dengan menyebut FIFA menjalankan aktivitas komersial yang sah di bawah hukum Amerika Serikat. Selain itu, sejumlah negara Eropa memiliki regulasi yang melarang penjualan kembali di atas harga asli, sehingga konflik hukum lintas yurisdiksi ini berpotensi berkembang lebih jauh.

Sebelumnya, Infantino mengklaim permintaan tiket yang masuk ke FIFA setara dengan “permintaan 1.000 tahun Piala Dunia sekaligus.” Klaim spektakuler itu menjadi justifikasi FIFA dalam menerapkan harga tiket FIFA World Cup Amerika yang terus meningkat setiap fase penjualan. Namun demikian, FIFA juga berkomitmen menyediakan tiket seharga 60 dolar AS bagi setiap federasi nasional peserta untuk mendukung suporter paling setia, sekitar 400 hingga 700 tiket per tim per pertandingan. Akhirnya, 48 negara peserta sudah terkunci penuh setelah Bosnia-Herzegovina, Kongo, Republik Ceko, Irak, Swedia, dan Turki resmi lolos kualifikasi pada Selasa lalu.

Catatan Redaksi: Piala Dunia FIFA 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Fase penjualan tiket kelima tetap terbuka hingga turnamen berlangsung.

Refli Puasa

Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Berita Terkait

Back to top button