Dukung Program Nasional, Tahun ini BPN Bolsel Menargetkan 2731 Bidang Sertifikat

0
Kepala BPN Bolsel Candra Husain saat melakukan jumpa pers
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL – Mendukung program Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bolsel menargetkan penerbitan 2731 bidang sertifikat tanah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BPN Bolsel Candra Husain, saat melakukan jumpa pers di kantor BPN, Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Rabu (24/05/2023).

“Ada beberapa program strategis Nasional yang dijalankan oleh BPN kabupaten Bolsel,” ujarnya.

Chandra Husain mengatakan, salah satu program yang saat ini dijalankan yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) strategis, untuk tahun 2023 di fokuskan di tiga Desa.

“Dimana tiga Desa ini diantaranya Desa Luwoo, Tolondadu 2 dan Botuliodu. Yang sudah dijalankan sejak bulan Maret,” ungkap kepala BPN Bolsel.

Lanjutnya, Pada tahun 2023 ini BPN Bolsel menargetkan akan menerbitkan sebanyak 2731 bidang sertifikat.

“Nantinya masyarakat tiga Desa ini bisa memasukkan permohonan ke kepala Desa setempat,” tuturnya.

Kepala BPN Bolsel menyampaikan, untuk proses pengukuran saat ini sudah menggunakan Drone, dimana pengukuran akan dilakukan dari atas.

“Nantinya, Drone akan mengambil gambar yang sudah di targetkan. Namun untuk perkebunan masih dengan pengukuran manual,” jelasnya.

Dikatakan, Selain program PTSL Terintegritas tersebut pihaknya bersama sejumlah instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Bolsel bekerjasama dalam program penerbitan 248 SHT untuk UMKM dan Perikanan.

“Saat ini yang masuk usulannya dari UMKM baru 35, sementara Perikanan sudah 115 usulan. Artinya masih ada sekitar 98 kuota sesuai target yang belum masuk usulannya,” ungkapnya.

Untuk memenui jumlah kuota dari program kerjasama tersebut, pihaknya terus memaksimalkan koordinasi dengan instansi-instansi teknis terkait.

“Biar programnya jalan sesuai target dan kuota, kita terus bagun komunikasi dengan instansi-instansi terkait di Pemda,” pungkasnya. (N.i)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here