
LOLAYAN — Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si. meninjau langsung lokasi kebakaran rumah warga di Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, pada Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk respons cepat Pemkab Bolmong terhadap musibah yang melanda salah satu warga sehari sebelumnya, Rabu (6/5/2026). Duka mendalam menyelimuti seluruh warga sekitar pasca-kejadian tragis tersebut. Kehadiran Bupati Yusra membawa harapan baru bagi keluarga korban kebakaran Kopandakan II.
Setibanya di lokasi, orang nomor satu di Bolaang Mongondow itu menyaksikan kondisi rumah yang hangus terbakar. Ia langsung menyapa keluarga terdampak dengan penuh empati. Selain itu, Bupati Yusra memastikan kebutuhan darurat korban segera terpenuhi. Bantuan awal pun diserahkan langsung kepada keluarga korban di lokasi peninjauan.
Dialog Hangat dengan Korban dan Komitmen Pemerintah Daerah
Warga sekitar menyambut haru kedatangan Bupati Bolaang Mongondow di tengah suasana berkabung. Selain meninjau puing-puing kebakaran, Yusra Alhabsyi menyempatkan diri berdialog dengan korban. Percakapan tersebut bertujuan mendengarkan langsung kondisi serta kebutuhan keluarga pasca-musibah. Pendekatan personal ini memperlihatkan kepedulian nyata pemerintah terhadap warganya.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah ini,” ujar Yusra Alhabsyi. Lebih lanjut, ia menegaskan kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat terkena bencana mendapat perhatian dan pendampingan layak. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela peninjauan lokasi. Komitmen ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Bolmong dalam menangani musibah warga.
Pemerintah daerah akan bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan secara terstruktur. Pendataan kerugian menjadi prioritas utama pasca-peninjauan lokasi kebakaran. Selain itu, koordinasi lintas instansi turut dimatangkan agar penyaluran bantuan berjalan maksimal. Strategi ini memastikan setiap kebutuhan korban tertangani secara terukur.
“Saya sudah meminta pemerintah desa bersama dinas terkait untuk segera melakukan pendataan secara detail,” tambah Bupati Yusra. Ia berharap keluarga terdampak dapat segera bangkit dari musibah. Semua kebutuhan korban akan diupayakan secepat mungkin oleh pihak terkait. Sinergi antara desa dan dinas menjadi kunci percepatan pemulihan.
Imbauan Kewaspadaan dan Pemantauan Berkelanjutan
Pada kesempatan tersebut, Bupati Yusra mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah. Korsleting listrik dan kelalaian penggunaan peralatan dapur menjadi penyebab paling umum musibah serupa. Imbauan ini relevan demi mencegah kejadian terulang di wilayah lain. Edukasi keselamatan rumah tangga perlu diperkuat dari tingkat desa.
“Kita harus lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga,” katanya tegas. Pencegahan menjadi hal penting agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga. Kesadaran kolektif masyarakat sangat menentukan keamanan lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin instalasi listrik wajib menjadi kebiasaan setiap rumah tangga.
Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan penyerahan bantuan paket darurat kepada keluarga korban. Bupati Yusra turut memberikan penguatan moral di tengah kesedihan yang dialami warganya. Ia berharap keluarga tertimpa musibah tetap diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan. Sentuhan kemanusiaan ini melengkapi bantuan material dari pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow memastikan akan terus memantau proses penanganan pasca-kebakaran. Pemantauan berkelanjutan dilakukan hingga kondisi korban benar-benar pulih sepenuhnya. Komitmen jangka panjang ini menegaskan keberpihakan Pemkab Bolmong terhadap warga terdampak. Dengan demikian, sinergi pemerintah dan masyarakat menjadi pondasi pemulihan menyeluruh di Desa Kopandakan II.
- Bupati Bolmong Terpilih Yusra Alhabsyi Laporkan Welty Komaling ke Polda Sulut
- Polimdo dan Pemkab Bolmong Tandatangani MoU
- Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi Tolak Gunakan Mobil Dinas Baru



