Perbatasan Kabupaten Bolsel dan Gorontalo Akan Ditutup Selama 12 Hari

0
1
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL — Polres Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) setelah melakukan Apel Gelar Pasukan langsung action, dengan membuat pos pengamanan di beberapa titik dan pintu masuk wilayah Bolsel yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo. Salah satunya berada di Desa Molosipat, Kecamatan Posigadan.

Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto menyampaikan, sudah ada penegasan bahwa larangan mudik Lebaran 2021 berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia. Langkah ini dilakukan demi mencegah meluasnya penyebaran virus corona di Tanah Air.

“Dengan itu Polres Bolsel mengadakan beberapa pos pengamanan, pos pengamanan perbatasan antara kabupaten Bolmong Selatan Provinsi Sulawesi Utara dengan Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo,” ujarnya. Rabu (05/05/2021).

Dikatakan, Polres Bolsel mendirikan 2 pos di pintu masuk yang berada di Desa Molosipat Kecamatan Posigadan dan pos pengamanan di Desa Adow Kecamatan Pinolosian.

“Juga pos pengamanan yang berada di Alun – alun lapangan Molibagu,” ungkapnya.

Kapolres juga mengatakan, tahun 2021 Pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik bagi seluruh masyarakat, ini adalah tahun kedua dimana pemerintah telah mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari raya.

“Dengan mengambil kebijakan untuk melarang warga masyarakat melakukan perjalanan mudik pada libur hari raya Idul Fitri, karena situasi pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Lanjutnya, Operasi akan Dilaksanakan kurang lebih Selama 12 Hari, mulai dari Tanggal 6 Sampai Dengan 17 Mei 2021. Dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Serta tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Ia menambahkan, dimana yang akan diperketat untuk pengawasan adalah pos yang berbeda di perbatasan antara provinsi. Maka akan akan dilakukan penyekatan bagi pemudik.

“Sementara pergerakan pergeseran masyarakat antar kabupaten tidak di sharing,” tutupnya.

(Nanda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here