Real Madrid Raih Gelar Juara ke-11 Liga Champions
Real Madrid Raih Gelar Juara ke-11 Liga Champions
Eksekusi Penalti Ronaldo, Kubur Impian Atletico Madrid
Bolmora, Olahraga – Akhirnya Real Madrid berhasil meraih gelar juara ke 11 di ajang Liga Champions 2015/2016, melalui drama adu penalti dengan skor 5-3.
Manang atas Atletico Madrid di partai Grand Final Liga Champions, yang berlangsung di Stadion San Siro, Kota Milan, Italia, Minggu (29/5/2016) dinihari tadi, menambah torehan trofi Liga Champions terbanyak sepanjang masa, sejak trofi pertama tahun 1956 silam.
Trofi Liga Champions ke 11 di tahun 2016 ini diperoleh dengan susah payah oleh tim yang diarsiteki legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane.
Tampil menekan sejak kick off membaut Real Madrid unggul lebih dulu lewat gol kapten Real Madrid Sergio Ramos, di menit 15 babak pertama. Gol tercipta berawal dari tendangan bebas Toni Kroos, dari sektor kanan daerah pertahanan Atletico Madrid. Bola yang dikirim ke kotak penalti disundul Gareth Bale dan diteruskan Sergio Ramos dengan sebuah sontekan tipis, hingga melewati kiper Jan Oblak. Kedudukan 1-0 untuk Real Madrid.
Unggul satu gol tak mengendurkan serangan El Real. Bahkan, sejak menit ke 19 Real Madrid tampak tampil dominan. Tertinggal satu gol, tak membuat pasukan Los Rojiblancos panik. Pun, mereka mulai berani tampil terbuka. Jual beli serangan terus mewarnai laga pamungkas dua tim rival sekota ini. Sejumlah peluang didapat kedua tim sepanjang babak kedua sejak terjadinya gol Ramos, belum mampu dimaksimalkan menjadi gol hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tanda berakhirnya babak pertama.
Usai turun minum, pertandingan dilanjutkan. Kedua tim saling serang untuk dapat menciptakan gol. Permainan mulai menjurus keras sehingga terjadi pelanggaran, beberapa saat pertandingan paruh kedua berjalan. Atletico mendapatkan hadiah penalti setelah Pepe melanggar Fernando Torres di dalam kotak 16 pertahanan Madrid. Namun, Griezmann yang menjadi algojo, gagal mengeksekusi tendangan penalti itu. Tendangan kaki kirinya hanya menerpa mistar gawang, dan bola memantul jauh.
Kegagalan penalti itu tampaknya membuat Atletico tampil lebih agresif. Di menit ke 79, akhirnya Atletico berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat pemain pengganti Yannick Ferreira Carrasco, yang masuk menggantikan August.
Gol tersebut bermula dari sebuah serangan formasi serangan cepat dari sisi kiri pertahanan Madrid. Umpan terukur dilepaskan Juanfran langsung disambar dengan tendangan keras oleh Carrasco, yang berlari melewati pemain belakang Madrid dan langsung menyambar bola tepat berada di depan gawang Madrid. Skor pun imbang 1-1 untuk kedua tim.
Gol penyeimbang Atletico Madrid itu menaikkan tensi permainan. Saling serang dari berbagai lini terus tersaji. Tak sedikit pelanggaran terjadi, karena permainan keras mulai dipertontonkan oleh kedua tim. Beruntung tidak ada pemain yang mengalami cedera serius.
Hingga akhir babak kedua kedudukan masih imbang. Bahkan, di masa tambahan waktu tak ada gol tercipta.
Pertandingan dilanjutkan dengan babak tambahan 2 kali 15 menit, untuk menentukan pemenag. Pada babak tambahan tersebut, tidak banyak peluang tercipta. Kedudukan akhir tidak berubah, tetap 1-1.
Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada drama adu penalti itu, satu penendang Atletico Madrid (Juanfran), yang merupakan penendang empat, gagal menyarangkan bola ke gawan yang dijaga Keyor Navas. Tendangan mengusur tanah Juanfran hanya mengenai tiang gawang sebelah kanan, sehingga Atletico Madrid tertinggal 4-3.
Cristiano Ronaldo, yang menjadi algojo terakhir Real Madrid, tidak menyia-nyiakan peluang itu. Dia sukses melaksanakan tugasnya dengan baik, dan mengubah skor 5-3 untuk kemenangan Real Madrid.
Dengan hasil itu, Real Madrid keluar sebagai juara, dan berhak membawa trofi Liga Champions musim 2015/2016.
Untuk diketahui, dua tim rival sekota ini sudah dua kali bertemu di babak final Liga Champions UEFA. Pertemuan pertama pada final Liga Champions 2014 silam, yang digelar di Estadio da Luz, Lisbon – Portugal, pada 24 Mei 2014.
Saat itu, Atlético Madrid memimpin 1-0 memasuki akhir babak tambahan waktu. Namun, Real Madrid berhasil menyamakan kedudukan hingga menang 4-1 di perpanjangan waktu, sehingga berhak mengangkat trofi ke 10 pada penyelenggaraan turnamen antar klub sepak bola tertinggi di Eropa, yang diselenggarakan oleh UEFA. (gun)
Panendang Adu Penalti
Real Madrid
1. Lucas Vazquez – sukses
2. Marcelo – sukses
3. Gareth Bale – sukses
4. Sergio Ramos – sukses
5. Cristiano Ronaldo – sukses
Atletico Madrid 1. Antoine Griezmann – sukses
2. Gabi – sukses
3. Saul Niguez – sukses
4. Juanfran – sukses
Susunan Pemain
Real Madrid: Keyor Navas, Daniel Carvajal (Danilo 51), Pepe, Ramos, Marcelo, Kroos (Isco 72), Casemiro, Luka Modric, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Karim Benzema (Lucas Vazquez 77).
Pelatih : Zinedine Zidane
Atletico Madrid: Jan Oblak, Juanfran, Stevan Savic, Diego Godin, Filipe Luis (Lucas Hernandez 108), Koke, Gabi, Renato Augusto (Carrasco 45), Saul Niuez, Fernando Torres, Antonio Griezmann. Pelatih : Diego Pablo Simione
Rekor Juara Liga Champions Real Madrid = 11 Trofi (1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000, 2002,2014, 2016).
Dikutip dari berbagai sumber



