RKUD Bolmong Tetap Berada di BNI
BOLMORA, BOLMONG – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tahun 2019 sebesar Rp1.090.438.266.800, dipastikan tetap berada Bank Negara Indonesia (BNI) sampai 2019 nanti. Hal itu sebagaimana dikatakan Bupati Kabupaten Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, saat diwawancarai awak media ini benerapa waktu lalu.
“Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masih tetap berada di BNI,” singkat Yasti.
Terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bolmong Fico Mokodompit, mengakui hingga akhir Desember pihaknya belum menerima instruksi dari pimpinan terkait pemindahan RKUD.
“Sampai tanggal 31 Desember 2018 RKUD masih berada di BNI. Untuk pemindahan belum ada petunjuk dari pimpinan,” ungkapnya.
Diketahui, pada awal tahun 2018, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, menginstruksikan untuk memindah RKUD dari Bank SulutGo ke BNI. Hal tersebut dilakukan menyusul tidak adanya kepastian dari jajaran Komisaris Bank SulutGo atas permintaan bupati, untuk memprioritaskan putra putri daerah dalam jajaran Direksi Bank SulutGo.
Sebelumnya juga, pihak Pemkab Bolmong beberapa waktu lalu telah mengajukan permintaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa kepada jajaran pemegang saham. Namun, hingga akhir tahun permintaan tersebut belum disetujui. Yang mana, permintaan RUPS luar biasa harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pengendali, yaitu Gubernur Sulut Olly Dondokambey.
(agung)



