Iskandar Kamaru: Festival Maleo Akan Menjadi Event Tahunan Menggantikan Festival Tomini

0
319
Iskandar Kamaru: Festival Maleo Akan Menjadi Event Tahunan Menggantikan Festival Tomini
Bupati Bolsel saat sambutan penutu event Festival Maleo.
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL — Berlangsung selama tiga hari di Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Gebyar Budaya dan Festival Maleo tahun 2021 resmi ditutup oleh Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru,┬á Minggu (21/11/2021).

Kepala dinas PMD Ekafri Van Gobel mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Disparbud dan PMD Bolsel, yang menampilkan produk UMKM Desa-desa.

“Alhamdulillah dari 81 Desa di kabupaten Bolsel, ada 62 yang mengikuti festival ini mudah-mudahan kedepannya semua desa bisa ikut dan menampilkan produk UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan, Festival Maleo dan Gebyar resmi saya tutup, terimakasih kepada Desa-desa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Walaupun tidak semua desa yang ikut, tetapi sudah sangat ramai dalam festival ini, bisa menarik banyak pengunjung,” ungkapnya.

Lanjutnya, tak hanya festival serta gebyar budaya ada juga beberapa ivent yang di selenggarakan seperti Reload Auto Club Drag Race, H2M paralayang, kontes motor antik dan Lomba Foto hewan liar.

“Ditengah pandemi Covid-19, kabupaten Bolsel bisa mampu melaksanakan kembali festival,” imbuhnya.

Bupati juga mengungkapkan, Ternyata kita semua rindu dengan ivent yang besar begini, karena sudah dua tahun tak pernah melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Dalam pelaksanaan selama tiga hari banyak menarik wisatawan dari luar kabupaten buktinya sejumlah penginapan yang full, rumah makan banyak habis dan produk UMKM di stand Desa-desa habis laku terjual semua,”

“Ditengah pandemi kita harus bangkit kembali untuk memulihkan perekonomian masyarakat, semoga vaksinasi segera tercapai agar kedepannya kita bisa membuat ivent yang besar juga,” kata Iskandar.

Ia menambahkan, festival maleo dan Gebyar budaya akan dilakukan setiap tahunnya, ini untuk menggantikan festival Tomini yang sering Pemda laksanakan.

“Kalau Festival Tomini tak hanya kabupaten Bolsel saja yang melaksanakan tetapi semua daerh yang berada di teluk Tomini, tetapi kalau festival maleo hanya ada di Bolsel. Maka ini akan di selenggarakan setiap tahunnya bersamaan dengan paralayang nantinya,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here