Advertorial

Pemkab Bolsel Sambut Kunjungan Kerja Pjs Gubernur Sulut

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Pjs (pejabat sementara) Bupati Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) Praseno Hadi, bersama Sekda Marzanzius Arvan Ohy, para pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah), hingga Fokopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), Kamis (26/11/2020) menyambut kunjungan kerja  Pjs Gubernur Sulut (Sulawesi Utara) Agus Fatoni, yang datang bersama rombongan.

Pjs gubernur yang saat itu didampingi Wakajati (Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi) Sulut Reymel Jesaja, Danrem (Komandan Resor Militer) 131 Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong, Direktur Bina Masyarakat Polda Sulut Kombel Pol Dumadi, tiba di kabupaten Bolsel dengan menggunakan helikopter yang landing di lapangan olah raga Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki, dan lagsung menuju kantor DPRD Bolsel.

Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni saat menyampaikan sambutan

Sebelum masuk ruangan pertemuan DPRD Bolsel, Pjs gubernur dan rombongan dijemput oleh 4 tetua adat, yakni tetua adat Bolango, tetua adat Gorontalo, tetua adat Mongondow dan tetua adat Sanger, juga Bupati Guhanga Kabupaten Bolsel Hi Herson Mayulu, sekaligus Anggota DPR RI, beserta Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii serta para anggota DPRD Bolsel, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pjs Bupati Bolsel Praseno Hadi, pada kasempatan itu menyampaikan atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bolsel menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bolsel kepada Pjs gubernur dan rombongan.

Praseno Hadi juga memberikan gambaran singkat terkait wilayah hingga keadaan di Kabupaten Bolsel. Mulai dari realisasi APBD hingga total pegawai di lingkup Pemkab Bolsel.

Dikatakan, Kabupaten Bolsel ada 7 kecamatan dan 81 desa, dengan luas wilayah 1.932 kilometer persegi, dengan total masyarakat 71.533 jiwa, dan garis panjang pantai 294 kilometer.

Anggota DPR RI Hi Herson Mayulu, saat menyampaikan sambutan

Dia menambahkan, kondisi masyarakat Bolsel sangat menjunjung tinggi kerukunan, kekeluargaan dan adat istiadat sangat terjaga, sehingga konduksifitas dalam Pilkada Bolsel tidak mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyatakat. Selain itu, penerapan protokol kesehatan secara keseluruhan terus ditingkatkan.

Mebnurutnya, meski Kabupaten Bolsel mendapat musibah bencana alam sekaligus yaitu banjir dan tanah longsor di tengah pandemi Covid-19, namun pemerintah pusat maupun provinsi selalu memberikan bantuan.

Dilaporkan juga terkait penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Bolsel. Di mana, sampai dengan saat ini pemerintah daerah masih memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak bencana nonalam Covid-19.

Selain itu, pemerintah daerah juga intens mengampanyekan 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Juga turut membagikan masker kepada masyarakat, sebagai upaya pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Foto bersama Pjs Gubernur Sulut, Anggota DPR RI, jajaran Pemkab Bolsel dan unsur Forkopimda

Sementara itu, Anggota DPR RI Hi Herson Mayulu, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Pjs Gubernur Sulut.

Herson mengungkapkan rasa bangga dan bersyukur atas kedatangan Pjs gubernur. Dia berharap kiranya persoalan tapal batas antara Kabupaten Bolmong (Bolaang Mongondow) dan Bolsel akan segera selesai, serta BMR dijadikan provinsi dengan dukungan Pjs gubernur.

Disebutkan Herson, ada komplain dari Bolmong Induk soal tapal batas. Yang mana Permendagri sudah keluar dan sudah ditentukan titik koordinat, namun digugat karena titik koordinat salah. Namun, masyarakat Kabupaten Bolsel akan terus mempertahankan batas tersebut, dan memohon batuan Pjs gubernur jika kembali ke kemendagri supaya memperhatikan tapal batas ini agar tidak terjadi ekses-ekses yang tidak baik dikemudian hari, serta dukungan agar BMR dijadikan provinsi.

Pun pada kesempatan itu, Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni mengapresiasi kekompakan dan solidaritas semua elemen masyarakat di Bolsel.

Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat Bolsel yang telah bersama-sama ikut dalam memelihara dan menjaga suasana yang damai, aman dan penuh kasih, sehingga Sulut bisa dikenal dengan daerah yang paling toleran. Sulut juga bisa menjadi daerah percontohan bagi daerah lain, dan Sulut adalah daerah nomor 3 dengan tingkat kebahagiaan di seluruh Indonesia.

Selanjutnya dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini, Fatoni menjelaskan, ada tiga tugas utama yang akan harus dijalankannya, yakni penanganan Covid-19, mensukseskan Pilkada serentak dan antisipasi bencana alam.

Mengenai penanganan Covid-19, Fatoni mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pasalnya, sesuai data bahwa saat ini ada 17 persen masyarakat Indonesia tidak percaya dengan adanya Covid-19, termasuk juga di Sulut ada 27 persen lebih masyarakat tidak percaya dengan adanya Covid-19.

Olehnya, Fatoni menyebut ini adalah PR bersama. Karena itu sudah menjadi tugas bersama untuk mensosialisasikan protokol kesehatan agar terus menerapkan 3M+1, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan dalam mencegah penularan Covid-19.

Selain protokol kesehatan, penanganan Covid-19 juga diperkuat dengan langkah 3T oleh pemerintah. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, untuk terus memasifkan 3T, yaitu testing (tes), tracing (penelusuran), dan treatment (perawatan), dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

Terkait Pilkada serentak 9 Desember 2020, Fatoni optimis pelaksanaannya  menjadi momentum pencegahan Covid-19.

Fatoni meminta untuk menjadikan momentum Pilkada untuk bisa mencegah penularan Covid-19, dan tetap menjaga kerukunan serta menghormati perbedaan, dan tetap mengutamakan persaudaraan di atas segala-galanya.

Pada tanggal 9 Desember, Fatoni mengajak masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi pada pemilihan kepala daerah. Gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya, karena pilihan menentukan pemimpin yang bisa membawa kenyamanan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Soal antisipasi bencana alam akibat perubahan cuaca berdasarkan data BMKG, Fatoni mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi tingginya curah hujan di Sulut.

(Advertorial/Gnm)

Gunady Mondo

Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010 (Wartawan UKW UTAMA: 9971-PWI/WU/DP/XI/2021/21/10/79)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button