Bolsel

Iskandar Sebut Festival Torlangka Tahun 2018 Sangat Istimewa

BOLMORA, BOLSEL – Bupati kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru, menyebut bahwa pelaksanaan Festival Torlangka tahun 2018 sangat istimewa, karena dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1440 Hijriyah. Hal tersebut dikatakannya saat membuka secara resmi kegiatan Festival Tolrangka Tahun 2018 Kabupaten Bolsel, yang dipusatkan di Desa Nunuka Raya, Kecamatan Tomini, Selasa (20/11/2018).

“Bagi saya, kegiatan budaya yang berbalut religi yang dilaksanakan tahun ini sangat istimewa,” ucapnya.

Menurutnya, even tahunan Pemkab Bolsel ini digelar sekaligus untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 1440 Hijriyah, dan melestarikan nilai budaya.

“Kegiatan ini harus dilestarikan agar anak-anak kita bisa tahu dan kebudayaan lokal yang kita dimiliki tidak tergerus dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Iskandar berharap, kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja. Sebab, Ssesuai dengan tema kegiatan ‘Jadikan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Sebagai Pijakan Melakukan Revolusi Mental dalam Melaksanankan Tugas’, sehingga harus ada dampak positif dalam kegiatan ini.

“Masyarakat khususnya para ASN bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, maupun dalam menjalankan tugas. Kegiatan ini juga sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan Festival Tolrangka tahun ini merupakan keenam kalinya digelar, dan lokasinya berpindah-pindah tempat. Festival Tolrangka juga merupakan salah satu untuk mewujudkan visi Kabupaten Bolsel, yakni terwujudnya Bolsel yang religius, berbudaya, maju dan sejahtera.

“Festival ini sudah menjadi agenda rutin tahunan pemerintah daerah, sekaligus sebagai ajang promosi potensi pariwisata khusunya wisata religi dan sebagai pelestarian budaya local yang ada di Kabupaten Bolsel. Olehnya, kegiatan bernuansa religi dan budaya ini harus terus dilestarikan dan dijaga,” pungkas Iskandar.

Kegiatan yang diawali dengan doa ini diikuti oleh seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Perikanan dan Kelautan, yang tampil beda dengan hiasan Tolrangka berupa ikan hiu paus berwarna hitam.

Berbagai bentuk Tolrangka yang berisi kue tradisional seperti kue kolombeng serta beberapa kue lainya menghiasi festival yang berlangsung meriah ini.

Adapun rangkaian kegiatan Festival Torlangka tahun 2018 ini ditutup dengan pawai Tolrangka yang juga dilombakan.

Sekadar diketahui, Festival Tolrangka mulai digelar sejak masa kepemimpinan Hi Herson Mayulu, sebagai Bupati Bolsel selama dua periode.

Kata Torlangka sendiri diambil dari bahasa Bolango, yang dalam bahasa Gorontalo adalah Tolangga.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda Bolsel Marzanzius Arvan Ohy, bersama para pengurus TP-PKK, pimpinan SKPD, anggota DPRD, para camat, kepala desa, serta seluruh elemen masyarakat.

(*/gnm)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button