Nasional

Terkait Persoalan Banjir, Ini Penjelasan Bupati Buol

BOLMORA.COM, BUOL — Sejumlah kecamatan di Kabupaten Buol, sepekan silam kembali terendam banjir setelah diguyur hujan. Bencana yang kerap melanda hampir setiap tahunnya menjadi masalah yang hingga kini tak juga kunjung tuntas teratasi. 

Tak heran jika kalangan masyarakat mengkritisi dan menyoroti kinerja dari Bupati Buol Amirudin Rauf. Terkait hal itu, bupati pun angkat suara.

Disampaikannya, tentang penyebab serta solusi mengatasi banjir yang saat ini tengah diupayakan oleh Pemkab Buol. 

Menurutnya, faktor utama terjadinya banjir akibat dampak aktivitas pembabatan hutan yang berujung minimnya ketersediaan daerah tangkapan air, sehingga terjadi produksi air melimpa. Disisi lain, terjadinya sedimentasi sungai yang mengalami degradasi (pendangkalan).

“Kalau logika kita sungai dijadikan tempat penampungan pasti banjir. Karena sungai kita sudah tidak memenuhi syarat sementara volume air semakin banyak karena hutan-hutan sudah dibuka,” terang Amirudin kepada Bolmora.com usai mengikuti penyambutan kunker Kapolda Sulteng di Polres Buol, Kamis (22/10/20) 

Amirudin menjelaskan bahwa pihaknya sejak beberapa tahun belakangan telah mencetuskan program bersahabat dengan air. Melalui program tersebut akan dibangun kanal dan danau buatan untuk tempat penampungan air. Sehingga diklaim mampu memberi solusi permasalahan banjir. 

“Masalahnya dananya besar pak, kita memerlukan dana setengah triliun untuk itu. Saya sudah presentasikan kepada pemerintah pusat tapi kemudian tidak ada jalan. Oleh karena itu, terpaksa kita lakukan parsial sebatas pembuatan tanggul menyesuaikan kemampuan uang yang ada,” pungkas Amirudin.***

(Syarif)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button