Bolmong

Kapolres Usul Pilkades Bolmong Diundur

BOLMORA.COM, BOLMONG – Kapolres Kotamobagu AKBP. Gani Siahaan, S.I.K, M.H, mengusulkan agar pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Bolmong diundur.

“Mempertimbangkan unjuk rasa yang terjadi dan gejolak di beberapa desa, saya usul agar pilsang (Ungkapan warga sekitar) diundur sepekan saja,” ungkapnya, dalam rapat Forkopimda dan Forkopimcam Bolmong di ruang lantai dua kantor Pemkab Bolmong, Rabu (30/10/2019). 

Menurutnya, diundurnya pilsang untuk memberi kesempatan bagi Pemkab Bolmong untuk menyelesaikan masalah di sejumlah desa. Sebab, untuk menyelesaikan masalah yang ad butu waktu.

“Jika pun tidak diterima kami tetap akan all out amankan pilsang,” kata dia.

Dikatkannya, ada potensi kisruh dalam pilsang, apalagi di wilayah Dumoga yang rentan tarkam.

“Wilayah dumoga rentan tarkam,” katanya.

Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling memahami usul Kapolres. Meski demikian, menurut dia, penundaan pilkades lebih banyak mudaratnya.

“Ini akan menimbulkan gejolak baru, yang tidak setuju bisa demo,” kata dia.

Dikatakan Welty, pihaknya segera menggelar hearing pilkades dengan memanggil semua pihak yang terlibat.

Ia minta pihak panitia pilkades harus memberikan solusi.

“Harus ada solusinya, jika tidak maka tak ada gunanya hearing,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow meminta semua Camat untuk menginventarisir desa yang bermasalah. Untuk desa yang masuk kategori aman, sebut dia, bisa digelar tetap pada tanggal 14 November.

“Untuk yang bermasalah akan kita lihat bagaimana tingkat kerumitannya,” ucapnya.

(Agung)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button