Dinas PP dan KB Bolmong Ikuti Penandatanganan Kesepahaman Secara Virtual Bersama BKKBN Pusat
BOLMORA.COM, BOLMONG – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti kegiatan penandatanganan kesepahaman bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat.
Penandatanganan kesepahaman ini disaksikan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat, dengan Dinas PP dan KB se-Indonesia. Di Kabupaten Bolmong sendiri, dilaksanakan secara virtual, di Kantor Dinas PP dan KB, Selasa (21/9/2021).
Turut Hadir, Kepala Dinas PP dan KB Bolmong I Ketut Kolak, perwakilan dari Dinas Kesehatan dan perwakilan Kepala Puskesmas di Bolmong.
Kepala DPPKB Bolmong I Ketut Kolak mengatakan acara penandatanganan kesepahaman ini dilaksanakan secara virtual oleh BKKBN, dengan OPD KB se-Indonesia. Tapi ini penting untuk digelar sehingga ia berupaya agar dapat ikut dalam acara tersebut.
“Kenapa acara ini penting karena ini bertujuan supaya nantinya fasilitas alkon dan askes yang kita adakan dapat dipertanggung jawabkan dan tentu tidak akan menjadi temuan. Dan tidak salah sasar saat menyalurkan dana,” tutur Kolak.
Oleh sebab itu, kata Kolak, Mou itu penting karena ini akan mempertanggung jawabkan keuangan negara.
Ia pun dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada para bidan karena tanpa bidan program dari DPPKB tidak akan berjalan.
“Pelayanan dimasa Pandemi Covid-19, ini tidak hanya dilayani di Puskesmas tapi sampai ke Pustu dan Polindes, demi menghindari kerumunan,” ujar Kolak.
Dikatakan Kolak, untuk saat ini masih ada anggaran yang belum terserap. Ia menunggu bagi para bidan untuk mengklaim hasil pelayanan.
“Jasanya ada di BOKB Tapi sampai dengan saat ini saya tunggu belum ada SPJnya yang masuk. Yang jelas untuk jasa bidan tahun 2021 telah dianggarkan dan dananya ada,” imbuhnya.
“Saya berharap ibu – ibu bidan Jika ada yang kurang berupa alkon dan alkes maka segera hubungi kami. Pasti kami akan layani secepatnya,” ucap Kolak.
Sementara itu, Kepala BKKBN Pusat dr. Hasto Wardoyo Sp.OK (K) dalam sambutannya menambahkan, untuk meningkatkan kesejahteraan KB di Indonesia maka sumber daya manusia (SDM) harus unggul dulu. Dengan begitu, kita pasti akan maju.
Ia mengajak, pada urusan KB ini Kiranya dapat mendampingi para Keluarga untuk merencanakan kehamilannya, merencanakan keluarganya, dan melahirkan anak – anak keluarga keturunan yang sehat, cerdas, dan berkualitas, ini merupakan investasi yang tiada tandingannya.
“Pemerintah pusat memberikan kesempatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat itu mudah, dekat dan terjangkau. Bahkan bagi warga yang tidak bisa tentu gratis,” kata Hasto, melalui virtual.
Pantauan media ini, acara itu mengikuti protokol Kesehatan Covid-19, pakai masker, sebelum masuk dalam kegiatan peserta mencuci tangan dan menjaga jarak.
(Agung)



