Bupati Bolmong Gelar Rapat Bersama Forkopimda Membahas Penanganan Covid-19

0
639
Bupati Bolmong Gelar Rapat Bersama Forkopimda untuk Membahas Penanganan Covid-19
Bupati Bolmong memimpin rapat bersama Forkopimda membahas penaganan Covid-19
Advertisement

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dinyatakan sebagai daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Manusia (PPKM) level 4.

Terkait hal itu, Bupati Bolmong Dra. Hj. Yasti Soepredjo Mokoagow, telah mengeluarkan surat edaran terbaru Nomor: 100/Setdakab/02/119/IX/2021 tentang PPKM Kriteria Level 4 di Kabupaten Bolmong. Bahkan, pada Rabu (8/9/2021), bupati langsung menggelar rapat bersama Forkopimda secara virtual, guna membahas penanganan Covid-19, dengan melibatkan Satgas Covid, juga seluruh camat serta lurah dan kepala desa, bertempat di lantai I kantor bupati.

Foto 2: Suasana rapat jajaran Pemkab Bolmong bersama Forkopimda dalam rangka membahas penanganan Covid-19

Pada kesempatan ini, bupati memberikan gambaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Bolmong. Di mana, saat ini positif rate Covid-19 masih tinggi, serta angka kematian yang cukup tinggi. Bupati mengaku prihatin soal naiknya level PPKM Bolmong, dari level 3 menjadi level 4.

“Saya prihatin dengan kewaspadaan yang terkesan diabaikan warga. Begitu juga soal penerapan protokol kesehatan, saya nilai masih longgar,” ucap Yasti.

Olehnya, dia mengimbau sekaligus mengajak masyarakat untuk adanya kesadaran terkait protokol kesehatan. Bahkan, ada juga masyarakat yang enggan menjalani tracing dan testing. 

“Pemerintah berupaya terus melaksanakan tracing dan testing. Tapi masyarakat masih enggan, masih tidak aware, masih tidak memberikan data yang sebenarnya pada saat petugas Nakes melaksanakan tracing untuk dilakukan testing,” ungkap Yasti.

Foto 3: Suasana rapat jajaran Pemkab Bolmong bersama Forkopimda dalam rangka membahas penanganan Covid-19

Perlu diketahui, Forkopimda Bolmong telah bersepakat untuk melaksanakan testing. Apalagi terhadap warga yang erat kaitannya dengan pasien terindikasi positif Covid-19.

Bahkan kata Yasti, berkaitan dengan para pelanggar Prokes, itu nantinya akan diberi sanksi.

“Saya dengan tegas menyatakan akan menerapkan sanksi bagi pelanggar Prokes, apalagi ada payung hukumnya,” tegas Yasti.

Foto 4: Suasana rapat jajaran Pemkab Bolmong bersama Forkopimda dalam rangka membahas penanganan Covid-19

Dia mengingatkan kembali bahwa Covid ini ada. Dia pun mengajak masyarakat untuk tidak enggan divaksin.

“Masyarakat jangan dengarkan bahwa ini berita hoaks. Jutaan orang meninggal karena Covid,” katanya. 

Sekadar informasi, surat edaran Bupati Bolmong akan berlaku dua pekan kedepan. Dia berharap selama dua pekan kedepan ada penurunan positif rate covid-19 sehingga kebijakan PPKM tidak diperpanjang lagi.

(Advertorial/Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here