Geram Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Kejari Buol
BOLMORA.COM,BUOL — Puluhan massa tergabung dalam gerakan rakyat menggugat (Geram) Kabupaten Buol, kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Buol, Rabu (02/09/20).
Dalam orasinya Geram menyampaikan beberapa hal, seperti penegakan supremasi hukum oleh Kejari Buol tanpa pandang bulu dan meminta pihak Kejaksaan mengusut sejumlah proyek yang terindikasi bermasalah diantaranya pembebasan lahan nelayan dan trotoar kompleks perkantoran termasuk usut proyek PL 3,9 miliar tanpa tender.
“Pak Kajari yang terhormat banyak hal yang terjadi di negeri kami yang kemudian mengendap begitu saja olehnya hari ini kami meminta komitmen kejaksaan dalam penegakan hukum secara tuntas,”ujar Widyastuti Mangge.
Selain menyoroti kinerja Kejaksaan, Geram juga menyampaikan sejumlah kebijakan pembangunan Pemkab Buol yang dinilai gagal mensejahterakan rakyat. Mulai dari program P3K, Taura, One Man One Cow.
Tidak sampai disitu, kebijakan Pemkab Buol lainnya yang juga menjadi sorotan Geram dalam orasinya yaitu soal kebijakan bidang pemerintahan, minimnya lapangan pekerjaan, hingga kebijakan infrastruktur yang dinilai hanya pencitraan.
“Sandiwara yang terjadi di negeri ini begitu hebat, apakah betul ada niat pemerintah membangun negeri ini. Apa yang bisa kita banggakan sebagai rakyat Buol, rakyat makin menjerit. Visi misi begitu hebat tapi realisasinya jauh panggang dari api,”teriak Basri Djulunau dalam orasinya.
Sementara itu, massa aksi yang dimulai dari eks pasar tradisional Kelurahan Buol selanjut Kelurahan Leok I, dan berakhir di depan kantor Kejari Buol tanpa dialog bersama pihak Kejari dan berlangsung damai namun mendapat pengawalan dari personil kepolisian Polres Buol.***
(Syarif)



