DPD I Partai Golkar Sulut Siap Proses Usulan Musdalub 12 PK di Bolmong

0
95
DPD I Partai Golkar Sulut Siap Proses Usulan Musdalub 12 PK di Bolmong
Arther Wuwung dan Abdul Kadir Mangkat

BOLMORA.COM, BOLMONG – DPD I Partai Golkar Sulut siap menindaklanjuti usulan 12 pengurus kecamatan (PK) DPD II Partai Golkar Bolmong untuk menggelar Musdalub.

Wakil Ketua I DPD Partai Golkar Arther Wuwung mengatakan, surat usulan Musdalub dari 12 PK di Bolmong sudah diterima pihaknya.

“Suratnya sudah masuk,” katanya.

Baca:https://bolmora.com/09/2019/32062/12-pk-partai-golkar-bolmong-usulkan-musdalub/

Wuwung menyatakan, usulan itu akan dibahas dalam rapat pleno DPD I. Kata dia, DPD I akan mengambil keputusan dengan matang, tentunya mengacu pada aturan.

“Akan dibahas dalam DPD I, untuk keputusaanya kita mengacu pada aturan,” imbuhnya.

Diketahui, Kursi Ketua DPD II Partai Golkar Bolmong Abdul Kadir Mangkat digoyang. Belasan Pengurus Kecamatan (PK) mengusulkan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk mengevaluasi kepemimpinan Mangkat.

Sebagaimana diketahui, kursi Ketua DPD II Partai Golkar Bolmong Abdul Kadir Mangkat digoyang. Belasan PK Partai Golkar mengusulkan segera dilaksanakan Musdalub untuk mengevaluasi kepemimpinan Mangkat.

Baca Juga: https://bolmora.com/09/2019/32080/ketua-dpd-ii-partai-golkar-bolmong-digoyang-mangkat-itu-hal-biasa-dalam-politik/

Dalam surat yang diperoleh Bolmora.Com, yang ditandatangani pengurus Kecamatan Bolaang Timur, ada lima poin keberatan terhadap Mangkat. Pada poin satu dan dua, Mangkat disebut tidak pernah melaksanakan rapat koordinasi dan tidak mengaktifkan pengurus kecamatan yang tidur.

Poin selanjutnya, ia dituding berkolaborasi dengan PDI Perjuangan. Pada poin empat, Mangkat disebut membiarkan permasalahan seorang caleg yang diduga melanggar AD/ART, karena tidak membesarkan Partai Golkar, namun hanya bekerja sama dengan PDI Perjuangan.

Sementara, di poin lima, Mangkat dituding tidak membesarkan Partai Golkar selama Pilcaleg 2019, dan bekerja sama dengan PDI Perjuangan.

Poin terakhir, Mangkat dituding tidak melaksanakan instruksi DPP mengenai pemenangan Partai Golkar.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bolmong Abdul Kadir Mangkat, angkat bicara soal usulan Musdalub dari 12 PK Partai Golkar di kabupaten tersebut.

“Itu hal biasa dalam politik,” kata Mangkat, ketika dikonfirmasi via ponsel Rabu (4/9/2019).

Menurutnya, tuduhan yang dilontarkan padanya mengada ada. Ia juga mengungkapkan, raihan Partai Golkar di Bolmong pada pilcaleg cukup baik dibanding daerah lain di BMR.

“Golkar Bolmong dapat lima kursi, itu yang paling tinggi di antara Golkar se-BMR,” ungkapnya.

Dikatakan, usulan itu muncul hanya berlatar masalah pribadi saja. Oknum yang punya gawean itu berhasil menghasut sejumlah PK untuk menggelar Musdalub.

“Setelah saya beritahu, akhirnya mereka tahu masalah yang sebenarnya,” ujarnya.

Baca Juga: https://bolmora.com/09/2019/32212/posisi-abdul-kadir-mangkat-terus-digoyang-desakan-mudalub-sebelum-pilgub-menguat/

Mangkat menyatakan sudah menyampaikan sanggahan ke pihak DPP, dan pihak DPD 1 Partai Golkar Sulut.

“Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut Tetty Paruntu bersikap sangat bijak. Ibu ketua mendengar sanggahan yang saya berikan, dan memutuskan dengan bijak,” terang Mangkat.

Ia berterima kasih pada Tetty yang disebutnya menangani masalah itu dengan bijak.

“Terima kasih ibu,” kata dia.

Dirinya mengklaim isu musdalub tersebut tidak sampai menggoyahkan Golkar Bolmong.

“Jadi, masalah sudah clear,” tutup Mangkat.

(Agung)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here