Karena Postingan Ini, Oknum Ketua Parpol di Bolmut Terancam Dipolisikan
BOLMORA, HUKRIM – Entah apa yang ada dibenak oknum ketua salah satu partai politik (Parpol) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), sehingga diduga turut membagikan meme mengandung ujaran kebencian bergambar Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Palo, dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, di media sosial (Medsos) Facebook.
Dalam akun facebook oknum ketua parpol berinisial RM alias Rahman tersebut, membagikan gambar yang dibuat montase Surya Palo bertuliskan “Siapa Kita” di bagian atas, kemudian di bagian bawah tertulis “Bandar Sabu”. Sementara di montase bagian bawah yang bergambar Megawati, bertuliskan “Siapa Kita” di atas, dan di sudut kiri bertulis “Bandar Korupsi”.
Diketahui, gambar mengandung ujaran kebencian tersebut awalnya diunggah oleh akun bernama Tnooy EmakEmak Berdaster, yang diduga adalah akun palsu, pada Kamis (6/8/2018) pukul 23.48 WITA. Namun ironisnya, gambar tersebut turut dibagikan oleh Rahman, pada Jumat (7/9/2018) malam.
Menanggapi postingan tersebut Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bolmut Mulyadi Pamili, melalui akun facebooknya menegaskan akan mengambil langkah hukum.
“Postingan dari akun Tnooy EmakEmak Berdaster yang dibagikan oleh saudara Rahman merupakan bentuk pelecehan terhadap Partai Nasdem. Dan saya sebagai ketua partai akan mengambil langkah hukum terhadap postingan tersebut,” tulis Mulyadi.
Pun demikian dengan Ketua Partai DPC PDIP Kabupaten Bolmut Amin Lasena, ketika dikonfirmasi via seluler, Sabtu (8/9/2018).
Amin menyesalkan tindakan Rahman, yang notabene adalah seorang anggota DPRD sekaligus ketua salah satu parpol di Bolmut.
“Tindakan tersebut sangat tidak dibenarkan. Apalagi Rahman adalah Anggota DPRD dan ketua parpol. Sebagai sesama pimpinan partai, tentu saya akan mengambil langkah hukum. Terlebih, ibu Megawati adalah pimpinan tertinggi Partai PDIP, bahkan mantan Presiden RI, sehingga tidak sepantasnya dituduh sebagai bandar korupsi sebagaimana tertulis dalam gambar yang dibagikan itu,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengurus partai untuk membahas persoalan ini diinternal partai.
“Secepatnya kami akan mengumpulkan bukti-bukti, untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai mekanisme partai. Harusnya, jika dia mendapatkan gambar seperti itu diredam, bukan malah lebih memperbanyak dengan sengaja membagikannya. Dia (Rahman) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Amin, yang juga Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Bolmut.
Sayangnya hingga berita ini dipublis, upaya konfirmasi kepada Rahman belum berhasil. Dihubungi via seluler di nomor 0812 3146 XXXX, meski dalam keadaan aktif, namun tidak diangkat. Dihubungi di nomor 0821 9005 XXXX,tidak aktif. Dikonfirmasi melalui pesan WatsApp, tidak memberikan jawaban.
(gunady)



