✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Boltara

Antisipasi Penyakit Campak Adalah Program Setiap Bulan Dinkes Bolmut

BOLMORA, BOLMUT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolmut terus meningkatkan penaggulangan penyebaran virus penyakit campak yang biasanya banyak menyerang kalangan anak-anak dan remaja.

“Ya, saat ini kita terus melakukan antisipasi penyebaran virus penyakit campak pada anak-anak. Dan ini merupakan tanggung jawab dari Dinas Kesehatan,” ujar kepala Dinas Kesehatan Bolmut, melalui Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Yanni Lasama, saat ditemui di ruang kerjannya, Kamis (14/9/2017).

Ia mengatakan, untuk lebih mengintensifkan penanggulangan penyakit campak, pihaknya telah mengintruksikan Puskemas-Puskesmas yang tersebar di Bolmut untuk selalu memelakukan sosialisasikan tentang bahaya serta gejala penyakit campk kepada masayarakat.

“Kami sudah menyerahkan kepada Puskesmas-Puskesmas untuk penanggulangannya, meski samapai dengan saat ini belum ditemukan kasus penyebaran virus yang sangat menular tersebut. Dan apabila ditemukan kasus campak, kami belum langsung memvonis bahwa itu benar-benar campak, kami masih melakukan diagnosa pengambilan sampel guna diuji melalui laboratorium,” imbuh Yanni.

Ia menjelaskan, penyakit campak  atau Rubeola, adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramixovirus.

“Memang, penyakit campak cukup umum ditemukan di Indonesia. Meski kasusnya terbilang sering terjadi, namun bahaya yang mengintai dari serangan campak tidak boleh dianggap ringan. Sebab, penyakit yang disebabkan oleh virus ini bisa menyebabkan kematian. Campak juga satu dari penyakit menular yang banyak menyerang anak-anak. Penyakit ini bisa menyebar melalui bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi. Gejalanya diawali dengan demam, batuk, pilek, dan mata merah. Kemudian muncul bintik-bintik merah yang menyebar dari kepala hingga ke seluruh tubuh,” urainya.

Olehnya, dengan intens dilakukannya sosialisasi oleh pihak Puseksmas melalui Posyandu-Posyandu, diharapkan tidak ada lagi ditemukan persoalan campak khususnya di wilayah Bolmut.

“Tentu imbauan kami agar pihak Puskesmas dapat lebih intens lagi dalam melakukan sosialisasi, apalagi ini merupakan program bulanan Dinas Kesehatan Bolmut,” pungkasnya.(hatam)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button