Satuan Binmas Polres Kotamobagu Gelar FGD di Kelurahan Gogagoman

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU — Satuan Binmas Polres Kotamobagu menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang paham Radikalisme, Wawasan kebangsaan, KDRT dan Perlindungan Anak di gedung aula Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 1 Kotamobagu, Kelurahan Gogagoman, Rabu (12/08).
Kegiatan yang diikuti oleh perangkat dan tokoh masyarakat Kelurahan Gogagoman ini, dibuka langsung oleh Lurah Gogagoman Hendra Manoppo SP.
Dalam sambutannya, Lurah menyampaikan apresiasi terhadap Binmas Polres Kotamobagu yang menggelar FGD di Kelurahan Gogagoman.
“Sudah dua tahun menjabat Lurah Gogagoman, Ini FGD pertama yang digelar Polres Kotamobagu di masa pemerintahan saya, ” ujar Hendra.
Untuk itu, lanjut Hendra, Ia sangat berterima kasih kepada Satuan Binmas yang sudah bersedia menggelar FGD di wilayahnya.
“Terima kasih kepada pak Kasat Binmas, mengingat Kelurahan Gogagoman merupakan wilayah yang memiliki penduduk terbesar di Kotamobagu. Sehingganya persoalan Kamtibmas sangatlah penting, ” kata Lurah.
Lurah juga menjelaskan beberapa point penting terkait kondisi wilayah, mulai dari persoalan kamtibmas hingga upaya pemerintah kelurahan dalam mengantisipasi pencegahan Covid 19.
“Semoga dengan kegiatan ini, warga Gogagoman bisa lebih termotivasi, terlebih kita akan menghadapi moment Pilgub Sulut tahun 2020. Tapi yang terpenting tetap mentaati protap kesehatan, ” ungkap Hendra.
Sementara itu, Kasat Binmas Alfrets Eltatuwo, S.Sos mengatakan bahwa tujuan kegiatan, merupakan upaya kepolisian dalam membangun kemitraan dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bagian kemitraan untuk mendorong potensi masyarakat, menjadi perpanjangan tangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus bersatu padu untuk menangkal paham radikalisme, dan KDRT,” kata Alfrets
Kasat Alfrets juga memberikan materi tentang berita hoax yang marak beredar di media sosial. Dia menjelaskan, bahwa di zaman modern sekarang ini, penggunaan medsos sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat luas, terutama di Indonesia.
Sehingga itu, Kasat mengingatkan agar bijak dalam penggunaan medsos, dan bisa memilah, memilih serta mengkritisi, juga mencermati informasi yang sifatnya provokatif.
“Dalam menyimak informasi harus ada filterisasi dengan mengecek kebenaran berita dan jangan terjebak dengan informasi yang tidak jelas, mengecek tentang kebenaran informasi, terlebih di medsos, ” ungkap kasat.
Kasat juga berterima kasih kepada perangkat dan masyarakat Kelurahan Gogagoman yang sudah antusias mengikuti kegiatan. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menambah pemahaman terhadap masyarakat.
(Wdr)



