Hilang 18 Hari, 9 Orang Awak KM Aleluya Ditemukan Selamat di Perairan Jepang

0
210
Hilang 18 Hari, 9 Orang Awak KM Aleluya Ditemukan Selamat di Perairan Jepang
Tim Sar, Pemili Kapal dan pemerintah Kalurahan Pancuran, serta keluarga para ABK korban KM Aleluya saat menggelar rapat

BOLMORA.COM, MANADO –Setelah menghilang 18 hari, sembilan orang ABK KM Aleluya ditemukan selamat. Di mana pada 28 Juli lalu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado (Basarnas) menerima info adanya kecelakaan pelayaran KM Aleluya yang mengalami mati mesin di perairan Sulut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado Gede Darmada mengungkapkan, pihaknya sempat melakukan pencarian berhari-hari, namun hasilnya nihil.

“Operasi pencarian pun ditutup. Namun, Basarnas tetap melakukan pemantauan apabila ada tanda-tanda dari KM Aleluya,” ungkapnya.

Kronologi ditemukannya ABK KM Aleluya, awalnya pada Rabu (14/8/2019) sekitar pukul 09.00 WITA, seorang ABK atas nama Rahmat Bakus, ditemukan oleh kapal N03 Kinseimaru, dan dievakuasi ke pelabuhan Naha Okinawa, Jepang.

Kamis (15/8/2019) pukul 09.00 WITA, diterima info dari RCC Guam bahwa kedelapan ABK KM Aleluya lainnya telah ditemukan dengan kondisi selamat, oleh kapal nelayan lokal. Masing–masing ABK bernama Elieser Manoka, Rizky Rahim, Jufri Lalele, Musbal Mabiang, Jon Manuahe, Lesianus Baghiu, Alfri Frans dan Rival Frans, yang kemudian diserahkan ke US Coast Guard yang sedang melakukan patroli, dan selanjutnya dievakuasi ke negara Republik Palau.

Sementara itu, Kapal Aleluya ditarik oleh US Patrol Coast Guard, dan dipantau oleh RCC Guam menuju pelabuhan Palau.

Pada hari Selasa (20/8/2019), Basarnas Manado melakukan rapat bersama Lurah Pancuran, Kecamatan Lembeh Selatan Demsus Susanto Bulamei, dan Marnes Sanggili, selaku pemilik kapal serta keluarga korban, bertempat di Kantor SAR Manado, Kaasar, Minut.

“Untuk proses kepulangan delapan orang ABK KM Aleluya, Kantor SAR Manado telah berkoordinasi dengan Direktorat Operasi Basarnas Pusat agar dibantu prosesnya pada kementerian Luar Negeri Indonesia,” jelas Gede Darmada.

Demsus Susanto Bulamei, selaku Lurah Pancuran mengungkapkan, pihaknya telah berupaya bersama-sama pemilik kapal untuk membantu mempercepat pemulangan para korban.

“Kita upayakan secepatnya agar para korban KM Aleluya segera dipulangkan ke daerah asal,” imbuhynya.

Dari keluarga korban sendiri menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak Kantor SAR Manado, dan seluruh pihak yang sudah membantu.

“Kami dari keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada Basarnas Manado, dan seluruh pihak yang membantu dalam upaya–upaya yang telah dilakukan dalam mencari dan menolong ABK KM. Aleluya,” tutur salah satu keluarga, dari anak buah kapal KM Aleluya.

(Tim Redaksi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here