Wabup Bolsel Warning Honorer Daerah yang Malas Ngantor
BOLMORA.COM, BOLSEL – Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid kembali mewarning staff Honorer Daerah (Honda) yang malas ngantor. Ia mengatakan, bahwa Pemkab Bolsel tidak akan segan-segan memberikan sangsi tegas kepada para Honda yang jarang masuk kantor.
“Honorer itu digaji daerah. Bukan kerjanya malas–malasan di kantor dan seenaknya terima gaji buta saja,” ketus Deddy.
Adapun sanksi tegas yang akan diberikan yakni memarkir alias memberhentikan tenaga kontrak yang dinilai kurang disiplin.
“Makanya harus ada hasil kinerja atau outcame dari apa yang mereka kerjakan. Bukan seenaknya tiap bulan hanya menunggu gaji tapi tidak ada hasil,” tegas wabup.
Deddy mengatakan, mulai bulan ini seluruh honorer akan di evaluasi kinerjanya tanpa pengecualian.
“Saya sudah perintahkan sekda meminta nama honorer di setiap perangkat daerah baik guru, kesehatan dan teknis untuk dievalusi. Agustus status mereka kita evaluasi,” tegasnya.
Deddy pun mengingatkan seluru pimpinan satuan kerja di teras Pemkab Bolsel, untuk menyerahkan nama–nama honerer yanga ada di setiap instansi.
“Setiap pimpinan perangkat daerah memasukkan nama honorer yang malas masuk kerja. Serahkan ke BKPSDM, biar saya yang akan cek absensi mereka,” tukasnya.
(**)



