Pemkot Siap Tindak Lanjuti Tuntutan Civitas dan Mahasiswa UDK
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu merespon dan sangat menghargai kepercayaan yang diberikan pihak Civitas Akademika dan para mahasiswa yang menyerahkan pengelolaan Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) kepada Pemkot Kotamobagu. Hal itu disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Tahlis Gallang, saat menerima para Civitas Akademika dan mahasiswa yang menggelar demo di halaman kantor Wali Kota dan kantor DPRD Kota Kotamobagu, Selasa (23/8/2016).
“Kami sudah mendengarkan apa yang disampaikan oleh Civitas Akademika dan mahasiswa. Kami sangat memaklumi itu. Saya sampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan Civitas Akademika dan mahasiswa UDK yang menyerahkan sepenuhnya penggelolaan UDK kepada Pemkot Kotamobagu, untuk diselesaikan lebih lanjut,” kata Tahlis.
Pada kesempatan itu pula, Tahlis berterima kasih juga kepada yayasan YPTK dan YPBM yang telah bermufakat untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang selama ini terjadi.
“Dalam hal ini Pemkot siap menerima UDK, asal dengan satu catatan memberi kepercayaan penuh kepada Pemkot untuk menyusun kepengurusan yayasan baru yang nantinya akan mengelola UDK. Tentunya dengan yayasan yang berisi orang-orang profesional dan benar-benar peduli terhadap dunia pendidikan, dan tidak ada niat apapun untuk memanfaatkan kisruh ini,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, demo para Civitas Akademika dan mahasiswa tersebut dilangsungkan di halaman kantor Wali Kota Kotamobagu, dan dilanjutkan ke kantor DPRD. Dalam orasinya, mereka meminta kepada Pemkot Kotamobagu untuk mengambil alih kegiatan penggelolaan UDK dari sisi yayasannya.
“Mudah-mudahan apa yang diharapkan bisa terwujud tahun ini. Belum lama saya mengunjungi Dikti. Dan apabila pada bulan Desember UDK tidak melakukan penambahan program studi di bawah naungan yayasan yang baru, maka UDK akan ditutup. Itu fakta yang akan terjadi, dan kami mengkhawatir peryataan Dikti itu,” pungkas Rey Simbala, koordinator aksi.
Setelah melakukan aksi demo di halaman kantor wali kota, para pendemo melanjutkannya ke kantor DPRD Kota Kotamobagu. Di situ mereka berhasil mendapatkan dukungan tanda tangan dari semua anggota DPRD.(me2t)



