TEAM WORK GURU BELAJAR ONLINE
Oleh: Sutarjo Paputungan, M.Pd.I
SEKOLAH ditutup, namun aktivitas belajar mengajar tetap berlanjut. Ini adalah sebuah fenomena dalam pembelajaran online yang harus kita hadapi, dan ini adalah tantangan bagi guru untuk terus belajar agar tak tertinggal oleh zaman, kami para guru di SMP Negeri 2 Gorontalo mulai bersiap merancang proses pembelajaran secara online tapi tetap saja rasanya tidak karuan. Disatu sisi, masih banyak beberapa teman guru yang belum begitu mahir tentang Teknologi Informasi dan Komunikasi, apalagi melakukan pembelajaran secara online. Di mana, belajar online memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lainnya. Kondisi ini yang membuat kami para guru di SMP Negeri 2 Gorontalo harus merubah rutinitas mengajar yang sebelumnya menyiapkan bahan ajar berbasis kertas, kini harus belajar aplikasi-aplikasi pembelajaran online terlebih dahulu sebelum menyampaikan bahan ajar kepada peserta didik. Patut disadari bahwa kondisi saat ini “memaksa” guru untuk melek teknologi. Tentunya teknologi yang lebih dari sekedar aplikasi. Pembelajaran berbasis online saat ini telah banyak ragamnya. Guru memiliki keleluasaan untuk memilah dan mengakses aplikasi mana yang akan digunakan untuk menunjang proses pembelajarannya.
Untuk meningkatkan kemampuan para guru di SMP Negeri 2 Gorontalo kami di bidang IT, dan kurikulum dalam hal ini pengembang sekolah untuk memberikan training sederhana dalam pemanfaatan pembelajaran berbasis online kepada guru. Setelah satu pekan berlalu, walaupun harus jatuh bangun, akhirnya sekolah kami SMP Negeri 2 Gorontalo menyamakan persepsi dan menggunakan Aplikasi Microsoft Office 365, dengan asumsi banyak keungulan yang dimiliki oleh aplikasi Microsoft Office 365, sekalipun disadari bahwa aplikasi ini bukan satu- satunya yang di gunakan oleh civitas Guru SMP Negeri 2 Gorontalo, yang akhirnya kami guru-guru di berikan pelatihan oleh Narasumber Hebat dari LPMP Gorontalo, yakni Bapak Hamza Hippy, ST, MT. dan beberapa teman tim di PTP LPMP Provinsi Gorontalo. Serta teman-teman guru yang sudah hebat dalam IT, seperti Sutarjo Paputungan, M.Pd.I, Rachman, S.Pd, Hj, Wahyuni F, Saleh, M,Pd, Hariyati O. Bempa, S.Pd, Gr, Ismiyati Hulukati, M.Pd, Yulan, Panai, M.Pd., Hj. Rafika Dukalang, S.Pd, Hj. Sunarti, dan beberapa sahabat guru yang menjadi tim work pengembang IT, yang sangat membantu pelatihan dan program kegiatan belajar mengajar dengan mengunakan online. Sejak mendapat ilmu dari hasil pelatihan kami guru-guru SMP Negeri 2 Gorontalo mulai mengaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar, apa yang kami dapatkan dalam pelatihan mulai dari, membuat absensi online, di aplikasi Forms, membuat jadwal melalui room meeting di aplikasi Teams, dan mengenalkan fungsi-fungsi fitur yang dimiliki aplikasi Microsof Office 365.
Kami civitas SMP Negeri 2 Gorontalo melibatkan peserta didik dalam menentukan platform apa yang paling pas untuk dapat berkomunikasi dengan mereka, bagaimana kondisi jaringan Internet di rumah. Tidak hanya pemetaan kondisi peserta didik, kami juga melibatkan orang tua dalam mempersiapkan pembelajaran online, serta membantu memberikan tips bagaimana orang tua bisa mendampingi selama belajar di rumah, Kegiatan selanjtnya adalah merencanakan pembelajaran online bukan sekedar menggunakan kelas virtual saja, bukan hanya sekedar mengunggah tugas di aplikasi WhatsApp, Google Classroom, Microsoft Office 365, bukan hanya membuat group WhatsApp yang diakses peserta didik dan orang tua, tetapi lebih kepada konten dan bentuk penugasan apa yang bisa diberikan kepada peserta didik selama belajar dirumah.
Setiap harinya, kami guru membiasakan menyapa keadaan peserta didik selayaknya mengajar di kelas biasa, menanyakan apa yang menjadi kendala dan kesulitan selama belajar di rumah, apa yang bisa dibantu sehingga target belajar dan tugas tercapai. Pembelajaran online harus dibuat fleksibel mungkin dan mengadakan berbagai penyesuaian sehingga semua peserta didik tetap belajar. Keadaan ini berlangsung tidak terasa sudah tiga bulan dimana kegiatan PTS (Penilaian Tengah Semester Ganjil), sudah dilaksanakan, bahkan kegiatan Penilaian Akhir Semester Ganjil tahun pelajaran 2020/2021 sudah selesai, yang semuanya dilakukan oleh team work Guru di SMP Negeri 2 Gorontalo. Yang pada akhirnya penerimaan hasil belajar semester ganjil diserahkan pada awal bulan Januari 2021. Ini menjadi pengalaman berharga dengan adanya virus covid-19.(**)
Penulis Aadalah
* Pengiat Literasi Guru PAI (SMP Negeri 2 Kota Gorontalo)
* Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD-AGPAII) Kota Gorontalo
* Ketua (Pogogutat Matali di Gorontalo)



