Nasional

BPPD Buol Bentuk GFD untuk Optimalkan Pendapatan Pajak Walet

BOLMORA.COM, BUOL – Untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) khususnya dari sektor pajak usaha burung walet, Badan Pendapatan Pengelolaan Daerah (BPPD) membentuk Group Forum Discussion (GFD) WhatsApp, yang terdiri dari lintas sektoral lingkup Pemkab Buol.

“Untuk pendapatan daerah dari sektor pajak sarang burung walet, saya sudah lakukan inisiasi membentuk Group Forum Discussion WhatsApp. Didalamnya terlibat beberapa instansi lainnya,” terang Kaban BPPD Buol Wahyu Setyaudhi kepada Bolmora.Com, di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, GFD WhatsApp dibentuk untuk memudahkan kordinasi berkaitan berbagai persoalan pajak usaha sarang burung walet. Seperti soal IMB (Dinas Perizinan) dan Dinas PU yang mengeluarkan PTSP IMB.

Kemudian Dinas Lingkungan Hidup (DHL) berkenaan soal lingkungan. Sedangkan dari aspek penelaan hukum BPPD didampingi oleh Kejaksaan dan Kepolisian. Termasuk penagihan melibatkan seluruh komponen yang masuk dalam GFD.

“Untuk mengejar target pajak sarang burung walet ini tidak sendiri harus melibat instansi lain, seperti Kejaksaan juga kepolisian mendampingi dari penelaan aspek hukum, perizinan soal IMB, berkenaan dengan lingkungan DLH dan Dinas PU yang mengeluarkan PTSP IMB,” terang Wahyu.

Lanjut Wahyu, menuturkan berkenaan target pendapatan dari sektor ini diakuinya belum optimal. Karena sejauh ini pihaknya baru sebatas fokus pada jumlah usaha sarang walet dan yang sudah berproduksi maupun yang belum untuk mengukur potensinya.

“Makanya kita belum menargetkan besaran pajaknya yang ada di APBD baru berkisar Rp.18 juta lebih. Itu juga bawaan karena kita belum bisa mengetahui data potensi per objek pajak. Insya Allah tahun 2020 ini kita sudah mencapai target penagihan pajaknya,” pungkas Wahyu.

(Syarif)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button