Hadiri Rakor dan Evaluasi, Iskandar Paparkan Intervensi Program Penurunan Stunting di Bolsel
BOLMORA.COM, MANADO — Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru SPt, menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Stunting dan Pelaksanaan Penilaian Kinerja Tahun 2021 terhadap 4 Kabupaten Lokus Konvergensi Penanganan Stunting Tahun 2020 Provinsi Sulut, Rabu (02/06/2021).
Kegiatan yang digelar di Hotel Luwansa Manado dipimpin langsung oleh Wagub Drs Steven Kandouw. Dalam sambutannya Ia menyampaikan, bahwa penanganan stunting ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Dimana Presiden telah memberikan arahan kepada kami bahwa sampai tahun 2024 nanti.
“Angka stunting Indonesia ditargetkan akan turun mendekati angka 14 persen,” ujarnya.
Dikatakan, bahwa paling efektif untuk penanganan stunting dari usia dini adalah dengan memberikan formula berupa susu serta kunjungan ke posyandu dalam 3 bulan pertama saat masa balita.
“Rakor ini untuk mengantisipasi pervelensi stunting di Sulut dan semoga ini bisa menimbulkan rasa ingin bersaing antar kepala daerah se-Sulut dalam hal penanganan stunting,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam presentasinya Bupati Iskandar Kamaru SPt menjelaskan, bahwa Bolsel telah melaksanakan 8 Aksi Konvergensi Stunting pada tahun 2020 untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan.
“Serta pengendalian kegiatan lintas sektor dan pelaksanaannya sudah dilaporkan melalui web Monitoring Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah-Kemendagri,” jelasnya.
Iskandar mengatakan, Intervensi program terhadap penurunan stunting di Bolsel yaitu pembangunan Jamban sampai Tahun 2020 berjumlah 1.201 Unit dan capaian prevalensi stunting tahun 2018 sejumlah 50.1%, pada tahun 2019 sejumlah 33.8% dan tahun 2020 sejumlah 14.8%.
“Menargetkan pada 2021 sejumlah 12% dan 2022 sampai dengan 10%,” ungkapnya
Lanjutnya, Sedangkan untuk anggaran Pemerintah daerah sudah menyiapkan dana untuk penanggulangan stunting tahun 2021 sebesar Rp 17 miliar lebih
“Serta untuk tahun 2022 nanti sebesar Rp 27 miliar lebih,” pungkasnya.
Turut mendampingi Bupati Sekda Marzanzius A Ohy SSTP bersama Kaban Bapelitbangda Harifin Matulu MAP.
(Nanda)



