Dinas Perikanan Targetkan Tahun Ini 5.000 Pelaku Usaha Perikanan Sudah Terdata Penerima Kartu BerKAH
BOLMORA.COM, BOLSEL – Dengan telah dilaksanakan penandatanganan nota kesapahaman dan perjanjian kerja sama Pemkab Bolsel dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sulut, tentang program kartu BerKAH bagi 6.000 petani pemilik penggarap, buruh tani dan petani penggarap serta 1.500 pelaku usaha perikanan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, yang bertempat di Hotel Swis Bellhotel Manado, Selasa (9/3/2021), maka Dinas Perikanan Kabupaten Bolsel yang menaungi pelaku usaha perikanan, akan menggenjot untuk proses pendataan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Awaludin Lamaluta.
“Dengan target Pemda Bolsel tahun 2022 sebanyak 5.000 pelaku usaha perikanan sudah akan menerima kartu BerKAH. Untuk tahun ini hanya sebanyak 1.500 pelaku usaha perikanan yang menerima program kartu BerKAH,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya menargetkan tahun ini 5.000 pelaku usaha perikanan sudah terdata, maka tahun depan semua sudah bisa tercover oleh kartu BerKAH.
“Saat ini sudah ada 2.000 yang terdata, memang proses pendataan harus teliti, untuk memastikan pemegang kartu BerKAH tidak berprofesi ganda,” imbuhnya.
Menurutnya, penerima kartu BerKAH harus benar-benar pelaku usaha perikanan. Di antaranya penjual ikan kecil-kecilan (tibo-tibo), nelayan dan pembudidaya ikan.
“Serta usia juga menjadi persyaratan, mulai dari 17 sampai 60 tahun. Jadi, ketika saat didata sudah berusia 60 tahun, maka sudah tidak bisa dicover,” jelas Awaludin.
Awaludin juga menyampaikan terima kasih kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bolsel, yang sudah memperhatikan para pelaku usaha perikanan dengan memberikan program kartu BerKAH.
“Yang mana, para pelaku usaha perikanan sudah dilindungi dengan asuransi jiwa saat melakukan pekerjaannya,” ucapnya.
(Nanda)



