Pemkab Bolsel Gratiskan Biaya Rapid Test Bagi Warga Pelaku Perjalanan ke Gorontalo

0
680
Pemkab Bolsel Gratiskan Biaya Rapid Test Bagi Warga Pelaku Perjalanan ke Gorontalo
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPRD
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolsel (Bolaang Mongondow Selatan) mengratiskan pemeriksaan rapit test kepada warga yang akan melakukan perjalanan ke Provinsi Gorontalo. Hal itu ditegaskan Bupati Iskandar Kamaru, saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPRD Bolsel Tahap II, dalam rangka penetapan Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun 2019, yang di gelar di gedung paripurna, Selasa (16/6/2020).

“Mulai hari ini, setiap warga yang akan melakukan perjalanan ke Gorontalo, dan memerlukan hasil rapid test, dipersilakan mengurusnya tanpa harus membayar. Jadi, digratiskan,” kata Iskandar.

Kebijakan itu diambil menyusul semakin diperketatnya penjagaan dan pemeriksaan di perbatasan Provinsi Gorontalo, pasca pemeberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Bersakala Besar).

Selain mengharuskan pelaku perjalanan membawa SKIM, Pemprov Gorontalo juga meminta agar warga yang datang membawa surat keterangan non reaktif rapid test.

“Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo, maka kebijakan itu pasti berimbas kepada warga Bolsel,” ujarnya.

Dikatakan, memang saat ini banyak warga Bolsel yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi di Gorontalo. Belum lagi para pelaku usaha yang menjual hasil panen.

“Banyak keluhan dari masyarakat terkait kebijakan itu, apalagi mahasiswa dan pedagang. Makanya kami mengambil langkah untuk menggratiskan rapid test,” terang Iskandar.

Dia mengintrusksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mempermudah pelayanan kepada warga yang akan menlakukan rapid test.

“Saya minta setiap puskesmas menyiapkan rapid test gratis. Tapi hanya tujuan Gorontalo dan alasannya jelas. Kalau ke Manado atau Kota Kotamobagu cukup bawa notifikasi saja,” tegasnya.

(Gnm)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here